klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Program Irigasi Listrik PLN Dongkrak Produksi Gabah Petani Ngrukem Jadi 273 Ton

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
program Sistem Irigasi dengan Listrik Andal dan Ramah Lingkungan (SINAR). (Dok)
program Sistem Irigasi dengan Listrik Andal dan Ramah Lingkungan (SINAR). (Dok)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) membantu meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Melalui program Sistem Irigasi dengan Listrik Andal dan Ramah Lingkungan (SINAR), produksi gabah petani meningkat dari sekitar 105 ton menjadi 273 ton per tahun.

Peningkatan tersebut didukung pembangunan rumah pompa irigasi bertenaga listrik yang dilakukan PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur (UP2B Jawa Timur) pada 2025.

Fasilitas irigasi tersebut membantu memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian seluas 15 hektare. Ketersediaan air yang lebih memadai memungkinkan petani mengoptimalkan pola tanam. Jika sebelumnya mereka hanya bisa menanam padi satu kali dan palawija dua kali dalam setahun, kini penanaman padi dapat dilakukan hingga tiga kali dalam setahun.

Perubahan pola tanam itu berdampak pada peningkatan produksi gabah. Dengan luas lahan yang sama, petani Desa Ngrukem kini memiliki peluang menghasilkan panen lebih banyak sekaligus mengoptimalkan usaha pertanian mereka.

Dukungan PLN tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur pengairan. PLN UP2B Jawa Timur juga memberikan bantuan peralatan pertanian berbasis listrik, berupa mesin pipil jagung dan mesin selep gabah padi.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan hasil panen sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian. Selain itu, ketersediaan peralatan dapat membuka peluang bagi kelompok tani untuk mengembangkan usaha produktif.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengatakan pemanfaatan listrik di sektor produktif menjadi salah satu upaya PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana manfaatnya dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang. Melalui pemanfaatan listrik di berbagai sektor produktif, PLN berupaya mengambil bagian dalam proses tersebut, termasuk mendukung pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan nasional,” ujar Munawwar.

Sementara itu, Manager PLN UP2B Jawa Timur, Ahmad Murdani, menjelaskan bahwa Program SINAR merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan listrik di sektor pertanian melalui konsep *Electrifying Agriculture*.

“Melalui Program SINAR, kami ingin mendorong pemanfaatan listrik yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung aktivitas produktif masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kami berharap teknologi berbasis listrik dapat membantu petani meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, serta membuka peluang ekonomi yang lebih baik,” ungkap Murdani.

Sekretaris Desa Ngrukem, M. Amin Abdulrois, mengapresiasi dukungan PLN UP2B Jawa Timur yang dinilai membantu memenuhi kebutuhan pertanian masyarakat, khususnya dalam hal pengairan dan pengolahan hasil panen.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan PLN UP2B Jawa Timur. Adanya rumah pompa irigasi membantu petani memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian, sehingga pola tanam menjadi lebih optimal dan produksi gabah meningkat. Bantuan peralatan pertanian juga sangat bermanfaat dalam mendukung proses pengolahan hasil panen,” kata Amin.

Upaya pengembangan pertanian di Desa Ngrukem berlanjut pada 2026. PLN UP2B Jawa Timur kembali menjalankan Program Pertanian Berkelanjutan dan Inovatif bersama SINAR dengan membangun dua rumah pompa irigasi tambahan.

Selain itu, PLN memberikan bantuan peralatan pertanian berbasis listrik kepada dua kelompok tani lainnya di desa tersebut. Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan manfaat program sehingga semakin banyak petani dapat meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha pertanian.

Melalui Program SINAR, PLN berupaya mengoptimalkan pemanfaatan listrik untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Peningkatan produksi gabah dari 105 ton menjadi 273 ton per tahun di Desa Ngrukem menjadi gambaran manfaat dukungan infrastruktur irigasi terhadap produktivitas pertanian.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperkuat keberlanjutan usaha tani dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Editor :