KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk bersama Kementerian Pariwisata dan Mastercard meluncurkan Garuda Indonesia Stopover Program untuk mendorong wisatawan mancanegara mengunjungi lebih banyak destinasi di Indonesia.
Program ini memungkinkan penumpang internasional pada rute long-haul dan regional tertentu yang memenuhi kriteria menambahkan penerbangan domestik tanpa biaya tambahan ke sejumlah destinasi yang berpartisipasi saat melakukan pemesanan tiket.
Melalui skema tersebut, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dari pintu masuk internasional menuju destinasi lain di Indonesia. Program ini diharapkan memperpanjang masa tinggal wisatawan sekaligus memperluas perputaran ekonomi pariwisata ke berbagai daerah.
Berdasarkan data BPS 2025, kunjungan wisatawan mancanegara masih terkonsentrasi di Bali dengan 6,9 juta kunjungan dan Jakarta sebanyak 2,8 juta kunjungan. Program stopover diharapkan membantu membuka akses menuju destinasi prioritas seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.
Plt. Direktur Niaga Garuda Indonesia Mukhtaris mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan trafik wisatawan mancanegara.
“Melalui Garuda Indonesia Stopover Program, kami ingin memberikan nilai tambah pada perjalanan menuju Indonesia dengan membuka lebih banyak pilihan bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan domestiknya,” ujarnya, Senin (5/10/2026).
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menilai kolaborasi tersebut dapat mendorong wisatawan mengeksplorasi destinasi baru sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat dan UMKM daerah.
Sementara itu, Mastercard akan mendukung program melalui promosi terarah di sejumlah pasar seperti Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. Promosi juga menyasar wisatawan mancanegara yang tiba di Bali.
Program berlaku untuk pemesanan dan keberangkatan hingga akhir November 2026 melalui situs resmi Garuda Indonesia, aplikasi FlyGaruda, serta agen perjalanan resmi.
Editor : Wahyudi