klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Nelayan Ambunten Evakuasi Satu Korban KMP Mutiara Sentosa II

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
Petugas mengevakuasi seorang anak korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II saat tiba di pelabuhan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (doc. Istimewa/Klikjatim.Com)
Petugas mengevakuasi seorang anak korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II saat tiba di pelabuhan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (doc. Istimewa/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Peran nelayan di Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, turut membantu proses penyelamatan korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. 

Seorang korban berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat dan dibawa ke Pelabuhan Kalianget, sehingga jumlah korban yang tiba melalui pelabuhan tersebut bertambah menjadi 10 orang.


Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi Santoso menjelaskan, korban yang diselamatkan nelayan lebih dahulu tiba dibandingkan sembilan korban lain yang dievakuasi tim Basarnas.


"Dari yang dievakuasi melalui Pelabuhan Kalianget kan ada sembilan orang. Ditambah satu korban yang dievakuasi nelayan di wilayah Ambunten, sehingga total menjadi 10 orang," katanya, Selasa (4/8).


Nur Hadi menerangkan, dari total 10 korban yang dievakuasi ke Kalianget, empat orang masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget. Sementara enam korban lainnya telah diberangkatkan menuju Posko Terpadu di Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.


Di sisi lain, operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus berlangsung. Kapal Basarnas telah kembali bergerak menuju lokasi kebakaran sejak pagi hari guna melanjutkan penyisiran di sekitar perairan tempat kejadian.


Menurut Nur Hadi, jumlah korban yang berhasil dievakuasi hingga kini masih mengacu pada data sementara sebanyak 233 orang. Angka tersebut masih berpotensi berubah karena proses identifikasi dan pendataan terus dilakukan terhadap korban yang dievakuasi menggunakan sejumlah kapal berbeda.


Ia mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari instansi yang berwenang mengenai perkembangan operasi SAR maupun jumlah korban, mengingat seluruh proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung secara terpadu bersama Basarnas dan pihak terkait.


Sebelumnya, Basarnas memastikan upaya penyelamatan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep pada 2 Agustus 2026 masih terus dilakukan.


Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan proses evakuasi belum dihentikan karena masih terdapat penumpang yang berada di KN Masalembo dalam perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.


"Operasi SAR dilaksanakan manakala korban masih dinyatakan belum ketemu dan operasi itu masih efektif untuk dilaksanakan," katanya.

Editor :