KLIKJATIM.Com | Gresik – Esports semakin mendapat tempat sebagai ajang pengembangan bakat generasi muda di Kabupaten Gresik. Ratusan pemain game kompetitif mengikuti turnamen esports yang digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Jumat (19/6/2026), untuk memperebutkan kesempatan tampil pada ajang Esports Kapolri Cup 2026.
Kompetisi tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga elektronik yang kini berkembang menjadi cabang olahraga prestasi. Selain menjadi arena adu kemampuan, turnamen juga dimanfaatkan sebagai sarana penjaringan atlet potensial dari Gresik.
Ratusan peserta dari berbagai komunitas esports tampak memadati lokasi pertandingan. Mereka bersaing menunjukkan kemampuan strategi, kerja sama tim, dan ketangkasan bermain untuk meraih hasil terbaik.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan perkembangan esports tidak lagi dapat dipandang sekadar sebagai aktivitas hiburan. Menurutnya, esports telah menjadi olahraga yang diminati berbagai kalangan dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Karena itu, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi esports diperlukan untuk menyediakan ruang kompetisi yang sehat bagi generasi muda.
“Esports saat ini berkembang sangat pesat. Yang terpenting adalah bagaimana potensi tersebut diarahkan ke kegiatan yang positif, kompetitif, dan mampu melahirkan prestasi,” ujarnya.
Ia menilai esports juga mengajarkan berbagai nilai penting seperti kerja sama tim, disiplin, kemampuan menyusun strategi, hingga sportivitas. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam membentuk karakter generasi muda yang produktif dan berdaya saing.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menilai turnamen esports dapat menjadi wadah bagi komunitas dan para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperluas jaringan antarpelaku esports di daerah.
Menurutnya, Gresik memiliki banyak talenta muda yang berpotensi berkembang menjadi atlet profesional apabila mendapatkan ruang kompetisi dan pembinaan yang memadai.
“Kami melihat cukup banyak potensi atlet esports di Gresik. Kompetisi seperti ini bisa menjadi pintu masuk untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta yang nantinya mampu berprestasi di level yang lebih tinggi,” katanya.
Meningkatnya jumlah peserta dalam berbagai turnamen esports selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa olahraga digital kini menjadi salah satu pilihan aktivitas positif bagi generasi muda. Selain membuka peluang prestasi, esports juga melahirkan ekosistem baru yang melibatkan komunitas, pelatih, penyelenggara turnamen, hingga industri kreatif berbasis digital.
Melalui ajang ini, para peserta tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka di level kompetisi yang lebih tinggi. Turnamen tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Gresik untuk memperkuat pembinaan atlet esports di tengah pesatnya perkembangan industri olahraga digital di Indonesia.
Editor : Abdul Aziz Qomar