klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ratusan Pokir DPRD Warnai Musrenbang Sumenep 2027, Fokus Infrastruktur hingga Ekonomi Warga

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
Penyerahan dokumen usulan Pokir DPRD Sumenep dalam forum Musrenbang Kabupaten di Pendopo, disaksikan pimpinan daerah dan jajaran OPD. (Dok)
Penyerahan dokumen usulan Pokir DPRD Sumenep dalam forum Musrenbang Kabupaten di Pendopo, disaksikan pimpinan daerah dan jajaran OPD. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – DPRD Kabupaten Sumenep mengusulkan sebanyak 208 pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk Tahun Anggaran 2027. Usulan tersebut menjadi bagian dari total 771 program yang dihimpun dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.

Banyaknya usulan yang masuk mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah. Aspirasi tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menjelaskan bahwa seluruh usulan, termasuk Pokir DPRD, tidak serta-merta langsung masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah.

Menurutnya, setiap usulan akan melalui proses verifikasi secara berjenjang, mulai dari Sekretariat DPRD, Bappeda, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebelum ditetapkan dalam dokumen perencanaan resmi.

“Seluruh usulan akan diverifikasi secara bertahap agar program yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya saat Musrenbang Kabupaten di Pendopo, Senin (30/3).

Ia menambahkan, proses penyaringan juga mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta skala prioritas pembangunan. Dengan mekanisme tersebut, program yang direalisasikan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Arif juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan perencanaan. Ia menilai kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Adapun rincian pengajuan Pokir DPRD yang tersebar di sejumlah OPD, antara lain Dinas PUTR sebanyak 94 usulan, Dinsos P3A dan Diskop UMKM & Perindag masing-masing 31 usulan, serta Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Pendidikan masing-masing 21 usulan. Sementara OPD lainnya menerima usulan dengan jumlah yang lebih kecil sesuai kebutuhan sektor masing-masing.

Melalui forum Musrenbang ini, seluruh usulan yang telah dihimpun diharapkan dapat diformulasikan menjadi program prioritas guna mempercepat pembangunan dan kemajuan Kabupaten Sumenep pada tahun 2027.

Editor :