klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kirab Adipura Gresik, Bupati Yani dan Wabup Alif Apresiasi Pasukan Kebersihan dan Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Bupati Gresik memberikan penghargaan kepada petugas kebersihan (Dok)
Bupati Gresik memberikan penghargaan kepada petugas kebersihan (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Kirab Adipura, Jumat (27/2/2026), sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi pasukan kebersihan dan pertamanan yang selama ini menjaga kebersihan kota. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif memimpin langsung kirab tersebut didampingi jajaran Forkopimda dan kepala OPD.

Menggunakan becak listrik, rombongan bergerak dari Gelora Joko Samudro (GEJOS) melintasi sejumlah ruas protokol hingga finis di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Barisan terdepan diisi para petugas kebersihan dan pertamanan sebagai simbol bahwa capaian penghargaan lahir dari kerja keras mereka di lapangan.

Kabupaten Gresik menjadi satu dari 35 daerah di Indonesia yang menerima Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama dedikasi petugas kebersihan.

“Hari ini kita tidak sekadar membawa penghargaan, tetapi juga penghormatan bagi panjenengan semua yang setiap hari memastikan Gresik tetap bersih,” ujarnya.

Salah satu faktor penilaian adalah keberhasilan pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai energi alternatif pengganti batu bara. Skema ini dijalankan melalui sinergi dengan PT Semen Indonesia sebagai off taker, sehingga sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber daya yang mendukung transisi energi ramah lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Lingkungan Hidup menyerahkan tiga unit motor pengangkut sampah kepada Pemkab Gresik. Dalam kirab tersebut, kendaraan operasional itu didistribusikan kepada desa dan lembaga yang dinilai berprestasi.

Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, menerima satu unit motor berkat program biopori di setiap rumah yang diperkuat kebijakan penundaan bantuan sosial bagi warga yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut. Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik, memperoleh satu unit motor sebagai Kelurahan Proklim terbaik. Dukungan serupa juga diberikan kepada lingkungan pesantren, yakni Pondok Pesantren Ihyaul Ulum dan Pondok Pesantren Darut Taqwa Suci atas komitmen dalam pengelolaan sampah.

Selain itu, Pemkab Gresik menyerahkan bantuan sembako kepada pasukan kebersihan dan pertamanan sebagai bentuk perhatian atas kontribusi mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yani juga menggagas penerapan sistem deposit refund untuk botol minuman kemasan guna mengurangi sampah plastik melalui skema insentif pengembalian dana. Ia turut mendorong kawasan industri di Gresik memperkuat sistem pengelolaan sampah mandiri sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan.

“Sampah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama, mulai dari rumah tangga, sekolah, pesantren, perkantoran hingga kawasan industri,” tegasnya.

Editor :