KLIKJATIM.Com | Malang - Untuk mengantisipasi penukaran uang baru menjelang lebaran tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang menyiapkan Rp3,664 Triliun. Mereka menyiapkan uang dengan nominal pecahanan besar dan kecil. Jumlah tersebut menurun sekitar 0,2�ri periode tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp3,672 Triliun.
[irp]
“Penurunan proyeksi ini sejalan dengan proyeksi permintaan konsumsi masyarakat yang diperkirakan lebih rendah, terkait dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di beberapa daerah. Hal ini mengurangi mobilitas sosial yang berdampak pada berkurangnya aktivitas fisik, sehingga mengurangi pola konsumsi dan berdampak pada penurunan kebutuhan akan uang kartal,” papar Kepala Perwakilan BI Malang, Azka Subhan.
Dikatakan, layanan penukaran uang kepada masyarakat yang biasanya disediakan melalui penyediaan penukaran di lokasi umum. Namun untuk tahun ini karena ada pandemi virus corona, hanya disediakan melalui loket di bank.
"Kami telah berkoordinasi dan meminta perbankan, agar dalam memberikan layanan dimaksud agar tetap menegakkan protokol pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan Pemerintah," kata Azka Subhan.
[irp]
Menurutnya, untuk kerja BI Malang, penukaran untuk masyarakat akan dilayani oleh 31 titik penukaran uang di Bank Umum dan 21 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terhitung mulai dari tanggal 29 April sampai 20 Mei 2020. “Untuk kelancaran penyiapan uang tunai dan kelancaran layanan penukaran tersebut, BI menyusun strategi secara internal dan eskternal. Secara internal, BI melakukan perlakuan khusus dalam pengolahan uang rupiah,” ujar Kepala Perwakilan BI Malang.
Pengelolahan itu antara lain, karantina uang rupiah setoran dari perbankan 14 hari hingga pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir oleh otoritas berwenang, penyemprotan disinfektan pada sarana prasarana dan area perkasan, serta penguatan higienitas pegawai dan perangkat pengolahan uang.
“Selain itu BI juga meminta perbankan di wilayah kerja untuk melengkapi sarana kesehatan (hand sanitizer) dan menyediakan publikasi edukasi terkait pencegahan penyebaran COVID 19 di area layanan kas/banking hall dan area mesin ATM berupa screen saver di ATM, CDM, pemasangangan leaflet, banner, dan sebagainya,” papar Azka. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar