KLIKJATIM.Com | Gresik - Data pasien virus corona di Kabupaten Gresik sejak tiga hari terakhir tidak ada tambahan. Kalaupun ada catatan tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid 19 di Gresik ada pada Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang hanya ada dua pada Minggu (3/5/202).
Sementara hingga Selasa (5/5/2020) ada kencenderungan penurunan penyebaran covid-19. Meski demikian tim gugus tugas terus bekerja melakukan tracing dan penelusuran warga Gresik yang kemungkinan masuk dalam ODP, PDP dan terkonfirmasi.
[irp]
Juru Bicara Satgas Covid 19 Gresik, drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, belum ada penambahan kasus positif di Gresik selama tiga hari terakhir. Padahal tim satgas saat ini bekerja keras untuk melakukan tracing kepada para pasien positif Covid 19 di Gresik.
“Tiga hari ini hanya ada tambahan dua Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dari yang semula 152 pasien menjadi 154 pasien,” kata Gozali.
Dijelaskan, dengan angka stagnan ini dia berharap ada tren penurunan covid-19. Jika memang turun, bukan tidak mungkin penerapan PSBB di Gresik akan sedkikit dilonggarkan. Gozali terus mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Meskipun tidak ada kasus positif baru namun hal ini jangan dianggap remeh sebab masih ada orang tanpa gejala yang belum bisa dilacak oleh tim Satgas Covid 19 Gresik,” imbuhnya.
[irp]
Sementara itu, hingga Selasa (05/05) kemarin angka Orang Dalam Pemantauan (ODP), kata Ghozali, relatif tidak mengalami perubahan signifikan yaitu mencapai 1.128 orang. Sedangkan Orang Dalam Resiko (ODR) mencapai 1.058 orang. “Dengan tidak adanya tambahan positif maka jumlah warga yang positif Covid di Gresik masih tetap berjumlah 30 orang,” pungkasnya. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar