klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Peristiwa Tenggelamnya Santri di Bukit Jaddih Bangkalan, Dua Berasal dari Sampang 

avatar fadil
  • URL berhasil dicopy
DUKA: Dua santri Asal Kabupaten Sampang turut menjadi korban atas peristiwa tenggelamnya beberapa santri di Bangkalan. (Ist)
DUKA: Dua santri Asal Kabupaten Sampang turut menjadi korban atas peristiwa tenggelamnya beberapa santri di Bangkalan. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Sampang  - Dua santri yang turut tenggelam di bekas galian C di Bukit Jeddih, Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, merupakan santri asal Desa Panggung, Kecamatan Kota/Kabupaten Sampang. Kedua korban atas nama Moh. Nasiruddin Adrai (8) dan Salman Alfarisi (8) Asal Tandes, Kota Surabaya.

"Yang dari Surabaya ini dimakamkan di alamat orang tuanya, Desa Astapah, Kecamatan Omben, Sampang," jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, Jumat (21/11/2025).

Menurut Fajar, korban dan beberapa santri lainnya sedang bermain di atas gunung dan kemudian berenang di danau dalam bekas galian, lalu korban tenggelam dan beberapa temannya yang mencoba menolong juga ikut tenggelam.

Kemudian, lanjutnya, orang tua korban dihubungi oleh pihak pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) pada pukul 16.15 WIB. Namun pada saat itu orang tua korban sedang berada di Kabupaten Kediri.

"Orang tuanya lagi ngirim putri pertamanya yan jug mondok di sana (Kediri)," ucap Fajar.

Namun setelah menerima telpon itu, orang tua korban langsung bergegas pulang dan langsung menuju Puskesmas Jeddih untuk menjemput jenazah putranya dan segera dibawa pulang.

Jenazah korban tiba di rumah duka di Desa Panggung pada pukul 22.15 WIB dan langsung dimandikan. Pihak BPBD Sampang juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, lauk pauk, terpal, peralatan masak, dan peralatan makan. 

"Kami turut berdukacita, dan semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban," pungkas Fajar.

Editor :