klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Korban Kecelakaan Bus RS Bina Sehat Jember Dipulangkan dengan 18 Ambulans 

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Warga berusaha menolong korban kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat (Ist)
Warga berusaha menolong korban kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat (Ist)

KLIKJATIM.Com | Jember – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Jember setelah rombongan karyawan RS Bina Sehat mengalami kecelakaan bus di Jalan Raya Sukapura, Desa Botoh, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, Minggu (14/9/2025). Para korban dipulangkan ke Jember menggunakan 18 ambulans.

Bus PO Ind’s 88 bernopol P 7221 UG yang mengangkut sekitar 55 penumpang itu mengalami rem blong sekitar pukul 11.45 WIB. Kendaraan hilang kendali lalu menabrak pagar rumah warga, menyebabkan badan bus ringsek dan kepanikan di lokasi.

Direktur RS Bina Sehat, dr. Faida—mantan Bupati Jember—memimpin langsung proses evakuasi korban dari RSUD dr. M. Saleh, Probolinggo. “Ada delapan orang meninggal dunia dan beberapa lainnya kritis,” ujarnya.

Sebanyak 18 armada ambulans dikerahkan: lima membawa pasien, delapan membawa jenazah, tiga mengangkut pasien lain, ditambah bantuan ambulans dari RS Al Huda, RS Refa Malang, RSUK, serta satu mobil elf yang menjemput anggota rombongan selamat.

Baca juga: Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember Kecelakaan di Probolinggo, Delapan Korban Meninggal Dunia
Rombongan diketahui baru turun dari Gunung Bromo usai menggelar tasyakuran kelulusan S1 sekaligus family gathering. Dari delapan korban meninggal, tujuh telah teridentifikasi: Hesty P (ahli gizi), Arti (perawat HD), Hendra beserta istri dan anaknya, serta anak dari perawat Maria. “Tujuh meninggal di lokasi, satu lagi di rumah sakit,” ungkap Faida.

Suasana haru juga terasa di RS Bina Sehat Jember. Salah satu perawat, Kiki, mengaku terkejut mendengar kabar duka itu. “Kami semua kaget dan sedih. Teman-teman masih menunggu kabar,” ucapnya dengan suara bergetar.

Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira, menyampaikan proses evakuasi masih berlangsung hingga sore hari. “Kami masih fokus mengevakuasi korban dan mengamankan arus lalu lintas. Untuk jumlah korban pasti akan kami sampaikan setelah evakuasi selesai,” jelasnya.

Bus yang ringsek juga segera dipindahkan agar tidak mengganggu jalur Probolinggo–Bromo. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. (qom)

Editor :