KLIKJATIM.Com | Jember – Aksi solidaritas ratusan driver ojek online (ojol) di Bundaran Jalan depan Mako Polres Jember, Kecamatan Kaliwates, Jumat (29/8/2025) malam, diwarnai momen unik. Seorang pedagang tahu walik bernama Mohammad Nuris membagikan dagangannya secara gratis kepada para peserta aksi.
Di tengah orasi sekitar 300 massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB), Nuris tampak menyajikan sekitar 50 potong tahu walik atau dua porsi jumbo dagangannya. Ia juga membagikan dua dos air mineral gelas untuk para driver ojol.
Saat ditemui, Nuris mengaku aksinya dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan rasa hormat kepada komunitas ojol yang selama ini dekat dengannya.
“Banyak ojol yang sering ambil orderan di Tahu Walik Nofu, ada juga yang nongkrong di warung saya. Kami akrab, sering tukar pikiran. Saya tahu perjuangan mereka, kerja tengah malam, hujan-hujanan demi keluarga. Dari situ saya ingin sedikit berbagi agar mereka semangat dan bisa mendoakan almarhum Mas Affan Kurniawan,” ujarnya.
Menurut pemilik warung tahu walik di Jalan Jawa dan Jalan dr. Soebandi, Jember itu, tragedi yang menimpa Affan di Jakarta sangat memukul hati masyarakat kecil. Ia berharap aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus tersebut dengan transparan.
Baca juga: Tragedi di Jember, Balita Ditemukan Meninggal Hanyut di Saluran Air“Yang terjadi pada almarhum sangat miris. Kami ingin beraktivitas dan berpendapat tanpa ada rasa takut. Para pejabat yang menimbulkan masalah harus dievaluasi, bahkan diberhentikan,” tegasnya.
Aksi solidaritas malam itu berlangsung khidmat. Para driver ojol menyalakan lilin, menabur bunga di depan foto besar almarhum Affan Kurniawan (21), serta menyampaikan tuntutan agar kasus diusut tuntas. Affan, driver ojol asal Jakarta, meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Ketua FKJOB Jember, Deddy Novianto, menegaskan bahwa aksi tersebut murni digelar atas dasar kemanusiaan. “Korban masih muda, sedang mencari nafkah. Tidak pantas mati seperti itu. Kasus ini harus diusut tuntas dan pelaku diberi sanksi tegas. Kalau perlu Kapolri juga harus dicopot,” ujarnya.
Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Candra Putra, turut menyampaikan belasungkawa. Ia mengajak massa melaksanakan Salat Gaib bersama di Masjid Polres Jember.
Aksi damai ditutup dengan doa bersama sekitar pukul 21.30 WIB. Puluhan lilin yang tetap menyala di bundaran jalan menjadi simbol duka dan harapan agar tragedi serupa tidak terulang. (qom)
Editor : Muhammad Hatta