KLIKJATIM.Com | Gresik — Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Nasi Krawu Vol. 3, yang diinisiasi oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional. Kegiatan ini berlangsung meriah di kawasan Wisata Alam Gosari (Wagos), Kecamatan Ujungpangkah.
Sejak pagi, ratusan warga antusias memadati area Wagos. Sebanyak 1.000 bungkus nasi krawu—kuliner khas Gresik—disusun membentuk tumpeng raksasa setinggi tiga meter, sebagai simbol kekayaan budaya lokal yang patut dibanggakan.
Plt Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia berharap festival tersebut dapat digelar secara bergilir di berbagai destinasi wisata desa di Gresik, guna memperluas promosi potensi lokal ke tingkat regional maupun nasional.
“Ini adalah tahun ketiga KWG menyelenggarakan Festival Nasi Krawu, dan kali ini berlokasi di Wagos. Pemerintah Kabupaten Gresik sangat mengapresiasi semangat rekan-rekan wartawan. Harapannya, tahun depan festival ini bisa digelar di lokasi wisata desa lainnya agar potensi daerah kita semakin dikenal luas,” ujar dr. Alif.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir. Ia menilai inisiatif KWG tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Gresik yang lebih maju dan berperadaban.
Baca juga: HPN PWI Jombang 2025 Angkat Tema Pers Jaga Ketahanan Pangan dan Lingkungan Berkelanjutan“KWG telah menjalankan peran penting dalam menyajikan informasi yang valid dan faktual. Festival ini adalah bentuk nyata komitmen dalam merawat tradisi, yang sekaligus menjadi fondasi penting bagi kemajuan Gresik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua KWG, Miftahul Arif, menekankan bahwa Festival Nasi Krawu merupakan bentuk kontribusi aktif wartawan dalam membangun daerah, tak hanya lewat pemberitaan, tetapi juga melalui ide-ide kreatif.
“Festival ini adalah bagian dari peringatan Hari Pers Nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga dapat berkontribusi dalam promosi budaya dan pariwisata. Dengan semangat kolaborasi dan kecintaan terhadap budaya lokal, Festival Nasi Krawu menjadi bukti bahwa sinergi antara media dan pemerintah dapat melahirkan kegiatan yang bermanfaat, edukatif, dan menghibur masyarakat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, KWG bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang membuka layanan pembuatan akta kelahiran serta perekaman dan pencetakan KTP/KIA. Polres Gresik turut hadir dengan sosialisasi SIM Internasional, PMI menyediakan layanan cek kesehatan gratis, dan Yayasan Fajar Trilaksana memberikan bantuan hukum bagi warga. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar