KLIKJATIM.Com | Surabaya - Imbauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kemenkes agar warga yang beraktifitas di luar ruangan wajib bermasker terus dilakukan. Hal serupa diwajibkan di kawasan Daerah Basis Angkatan Laut (DBAL) Koarmada II Surabaya. Upaya ini untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona (Covid-19).
[irp]
Panglima Koarmada (Pangkoarmada) II, Laksda TNI Heru Kusmanto menetapkan Daerah Basis Angkatan Laut (DBAL) menjadi kawasan wajib masker. Bahkan imbauan tersebut hukumnya wajib bagi prajurit maupun PNS Koarmada II. Ditambah dengan imbauan physical distancing, yakni wajib untuk menjaga jarak fisik satu sama lain. “Imbauan Pemerintah ini wajib dilakukan pada kawasan basis TNI Al, yakni kawasan wajib masker,” kata Laksda TNI Heru Kusmanto.
Heri mengimbau jajarannya untuk menerapkan physical distancing. Dan mewajibkan prajurit maupun PNS Koarmada II untuk mencuci tangan, terutama sebelum dan setelah beraktivitas. Hal itu dikatakannya sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona yang semakin banyak.“Karena kita tidak tahu, orang tanpa gejala pun bisa jadi sumber penyebaran virus saat berada diluar. Alangkah baiknya kita bersama-sama mencegah dan memutus penyebaran virus corona,” imbaunya.
Ditambahkan, meski saat ini terjadi kelangkaan stok masker, namun hal itu tidak berarti mengabaikan imbauan Pemerintah. “Pemerintah telah memberi himbauan berikut solusinya. Yakni kita gunakan masker kain, tidak harus masker bedah atau N95. Itu hanya untuk mereka para tenaga medis,” ucapnya.
[irp]Bahkan untuk ketersedian masker, pihaknya mengaku mendapat dukungan dari Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada II, Ny. Yayuk Heru Kusmanto. Yakni telah menyiapkan masker kain yang dibuat sendiri oleh ibu-ibu Jalasenastri Koarmada II. Sehingga masker tersebut akan dibagikan kepada para prajurit yang sering bertugas di lapangan dan masyarakat sekitar DBAL.
“Kami mendapat dukungan dari Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada II, yakni menyediakan masker bagi anggota jajaran. Dan maskernya dibuat sendiri oleh ibu-ibu Jalasenastri Koarmada II,” terang Pakngkoarmada II. (lam/hen)
Editor : Redaksi