KLIKJATIM.Com | Jombang - Menikmati makan sahur saat bulan ramadan dengan menu nikmat jadi pilihan banyak orang, seperti empuknya daging bali tersenyum yang legendaris di Jalan RE Martadinata, Kabupaten Jombang.
Bali tersenyum yang melegenda ini jadi jujugan para pengunjung ketika santap sahur, sudah ada sejak sekitar tahun 1964 sehingga tak diragukan lagi rasa masakannya dengan resep turun temurun, dalam racikan bumbu bali daging juga rawon daging.
Seperti diungkapkan salah satu pengunjung bali tersenyum, Hilda Aulia (36) warga Kecamatan Diwek menjadikan menu bali daging di kedai tersebut sebagai pilihan sahur on the road di ramadan kali ini, karena rasa yang dapat menggugah selera makan.
"Kalau sahur kan biasanya orang malas mau makan karena bangun tidur, nah kalau milih makannya bali daging yang empuk di bali tersenyum ini nikmat dan mantap," ungkapnya saat waktu sahur, Minggu 17 Maret 2024.
Bali tersenyum sendiri hanya menyediakan menu bali daging dan nasi rawon cukup terjangkau, seporsi dengan harga Rp 20 ribu dan jika ingin membungkus lauk bali daging saja cukup merogoh cuan Rp 27 ribu per porsinya.
Seporsi yang sederhana namun banyak diminati, nasi bali tersenyum tersaji dala sepiring nasi dengan ditambahkan racikan masakan bumbu merah bali daging yang cukup banyak, siap memanjakan lidah para penikmatnya dalam setiap suapan.
"Rasanya gak ada duanya, khas masakan bali tersenyum enak. Harganya juga cukup terjangkau dengan rasa makanannya," lanjut Hilda.
Baca juga: Gempa 6.0 SR Goncang Pesisir Utara Jatim, Gresik Tuban Lamongan Hingga Sidoarjo TerasaTak heran jika pantauan dilokasi kedai bali tersenyum nampak dipenuhi pengunjung yang bersiap menunggu giliran, menunggu santapan empuknya daging bali tersenyum untuk santap sahur.
Pemilik bali tersenyum, Enny (48) mengaku jika para pengunjung setiap hari tidak hanya datang dari dalam Kabupaten Jombang, setiap hari ia buka selama bulan ramadan mulai sekitar pukul 01.30 WIB hingga waktu sahur berakhir, namun di hari biasa ia buka sekitar pukul 04.00 WIB hinga pukul 08.00 WIB sudah ludes.
"Bersyukur pelanggan yang tahu bali tersenyum tidak hanya dari Jombang, dan setiap hari juga menghabiskan puluhan kilogram daging," ungkapnya sembari meracik menu bali daging untuk pengunjung.
Enny mengaku resep bali daging yang turun temurun dari Ibunya kini tetap dijaga olehnya sebagai generasi penerus, ia mengaku tak ingin mengecewakan para pelanggannya yang tak pernah merubah pilihan ketika berbicara menu bali daging di Kabupaten Jombang.
"Saya berusaha untuk tetap menjaga resepnya, yang diingat orang bali daging di Jombang ya bali tersenyum. Kita tidak buka cabang," ujar Enny.
Disinggung mengenai nama bali tersenyum, Enny mengaku nama tersebut sudah menjadi label melegenda bagi keluarganya, dengan harapan pengunjung yang menyantap bali daging nikmat di kedainya akan merasa puas dan senang.
"Mungkin dulu harapannya setiap pengunjung yang makan setelahnya tersenyum karena rasa bali daging yang enak dan mantap disini," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana