klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

10 Desa di Bojonegoro Alami Kekeringan, BPBD Droping Air

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
BPBD Bojonegoro menggelontorkan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan (Afif/Klikjatim.com)
BPBD Bojonegoro menggelontorkan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan (Afif/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sejumlah Desa di Kabupaten Bojonegoro mengalami kekurangan air saat musim kemarau. Bahkan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kemarau 2023 ini puncaknya pada bulan Agustus.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto. "Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Agustus ini," ujarnya Selasa (1/8/2023).

Ia mengatakan, untuk Kabupaten ada 10 Desa yang tersebar di 9 Kecamatan mengalami kekeringan hingga krisis air bersih.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro terus melakukan berbagai upaya, diantaranya dengan terus mendropping air bersih dan menyiapkan ratusan tangki untuk disebar ke desa-desa yang mengalami kekeringan.

"Kami BPBD telah mendropping sebanyak 103 tangki air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan. Per hari ini, kami telah mendropping 103 tangki air bersih, masing-masing tangki berisi 4.000 liter air,” ungkapnya.

Menurutnya, dropping air ini dilakukan secara berkala, tergantung penggunaan tiap-tiap dusun dan banyaknya Kepala Keluarga (KK), sehingga bisa hingga dua sampai tiga kali dropping dalam sepekan.

Selain itu, BPBD juga menyiapkan tandon dan terpal untuk menampung air bersih yang disebar ke 10 desa, masing-masing desa mendapatkan 30 tangki dengan kapasitas 1.200 liter, yang diharapkan bisa untuk bertahan selama beberapa hari hingga dropping selanjutnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk berhemat air bersih yang disalurkan, selain itu juga disarankan untuk mencari sumber-sumber alternatif selama kemarau berlangsung,” pungkasnya.

Perlu diketahui, 10 desa yang tersebar di 9 kecamatan di Bojonegoro yang mengalami kekeringan yakni, Desa Sugihwaras, Desa Malingmati, Desa Jatimulyo, Desa Karangdinoyo, Desa Meduri, Desa Siwalan, Desa Kepohbaru, Desa Dukohkidul, Desa Miyono, dan Desa Sumberjokidul. (qom)

Editor :