KLIKJATIM.COM | BOJONEGORO - Ketimpangan kesejahteraan antara guru sekolah negeri dan guru madrasah membuat Mesa Indri Savita memberanikan diri untuk menjadi calon legislatif di pemilu 2024.
Dengan mengendarai partai Nasional Demokrat (Nasdem) Bojonegoro Bunda Vita sapaan akrabnya membawa cita-cita untuk memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah.
Vita yang juga sebagai seorang guru lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro ini menilai terdapat kesenjangan antara guru dibawah lingkungan Dinas Pendidikan dengan guru yang berada dalam naungan Kementerian Agama di Kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro selama ini seolah-olah abai dengan kesejahteraan guru madrasah, contohnya yakni dengan membuka kuota PPPK guru sekolah dasar (SD) secara besar-besaran.
"Namun tidak ada kuota bagi guru madrasah," katanya, Rabu (16/5/2023).
Berangkat dari hal itu, perempuan yang menjadi menantu KH Isma'il, Sampung-Sukosewu itu, memilih nyaleg dari daerah pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Sumberrejo, Balen, Kapas, dan Sukosewu, dengan tekad dan cita-cita memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah.
"Saya pengen memperjuangkan kesejahteraan guru, khususnya di lingkup madrasah," lanjut Bunda Vita.
Dia berpendapat jika semua guru dijamin kesejahteranya, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Bojonegoro akan meningkat dengan sendirinya, sebab para guru tidak akan memiliki kesibukan lain diluar tanggung jawabnya sebagai pengajar.
"Semoga cita-cita dan harapan besar saya dapat terwujud," pungkasnya. (*/rtn)
Editor : M Nur Afifullah