klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Insiden Proyek Balai Desa Sumber Glagah Ambruk, Inspektorat Diminta Lakukan Audit

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ketua Komisi I DPRD Kab. Pasuruan, Sugiarto. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)
Ketua Komisi I DPRD Kab. Pasuruan, Sugiarto. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Pasca ambruknya bangunan proyek di Balai Desa Sumber Glagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan yang menimpa dua pekerja pada Senin (9/1/2023) lalu menjadi sorotan. Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan menilai bahwa insiden ambruknya bangunan tersebut, karena lemahnya pengawasan dari instansi terkait.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto menuturkan, pihaknya akan koordinasi dengan instansi terkait. Seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Inspektorat dan Camat setempat. "Kalau masalah audit menjadi kewenangan inspektorat," ucapnya, Rabu (11/1/2023). 

Politisi partai berlambang pohon beringin ini menyayangkan ambruknya proyek pembangunan Balai Desa tersebut. Terlebih pekerjaan proyek menggunakan sumber anggaran pembangunan dari program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Pasuruan.

Lebih lanjut pihaknya akan melakukan evaluasi untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi. " Mulai dari regulasi sampai hal teknis. Agar ke depan program BKK betul-betuk terlaksana dengan baik,"  imbuhnya.

Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Arifin menduga bahwa ambruknya bangunan dengan nilai anggaran hampir Rp400 juta itu karena salah konstruksi. "Ada dugaan proyek bangunan Balai Desa tidak sesuai spek (spesifikasi). Sehingga mengakibatkan atap bangunan ambruk," ujar Arifin. 

Pihaknya meminta Inspektorat Kabupaten Pasuruan untuk melakukan audit terhadap pekerjaan bangunan proyek Balai Desa Sumber Glagah. (nul)

Editor :