klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

20 Persen APBD Pemkab Tulungagung Tidak Terserap Tahun 2022

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Serapan anggaran Pemkab Tulungagung di tahun 2022 masih belum maksimal. Ada 20 persen anggaran yang tak bisa diserap oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Tulungagung.

Kepala BPKAD Pemkab Tulungagung, Bagus Kuncoro mengatakan, tidak terserapnya anggaran ini disebabkan banyak hal, mulai dari perencanaan yang tidak maksimal, kemudian eksekusi rencana yang tidak berjalan baik bahkan adanya beberapa proyek yang gagal tender sehingga tidak bisa dikerjakan di tahun ini, selain itu faktor lainnya adalah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Tulungagung terutama untuk pengerjaan proyek di lapangan.

"Masalahnya macam - macam, mulai dari pejabatnya yang tidak segera mengeksekusi, hingga faktor lain seperti cuaca ekstrem dan lainnya," ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang bisa dihindari untuk memaksimalkan penyerapan anggaran, seperti perencanaan yang baik dan perencanaan teknis yang tepat sehingga bisa segera dieksekusi ketika semua susah siap.

Namun ada juga hal yang tak bisa dihindari, salah satunya adalah adanya cuaca ekstrem yang diluar prediksi, sehingga menyebabkan pekerjaan proyek lapangan gagal dilaksanakan.

"Kalau saya sih, begitu semua sudah ready ya tinggal eksekusi, tapi yang lebih tau spesifikasi dan perencanaan teknisnya kan OPD masing - masing," jelasnya.

Bagus merinci, Dinas PUPR menjadi OPD yang paling tidak bisa menyerap anggaran yang ada, terdata 40% anggaran di dinas ini belum terserap atau sekitar RP 44 Milliar, sedangkan OPD yang paling bisa menyerap anggaran adalah Dinas Perhubungan Tulungagung yang bisa menyerap hingga 96% anggaran tahun 2022.

"Paling besar di PUPR yang tidak terserap, yang paling bagus penyerapannya di Dishub sampai 96%," ujarnya.

Kedepan, pihaknya berharap OPD bisa lebih mempersiapkan diri untuk melakukan eksekusi dan merencanakan proyek sehingga bisa memaksimalkan sumber dana yang ada untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(mkr)

Editor :