KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Keripik singkong khas Kabupaten Bojonegoro yang di kemas menjadi produk Matoh, per hari ini merambah dunia ekspor perdana ke Malaysia. Sebelumnya Bojonegoro juga ekspor komoditas serupa ke China, Kuwait, Amerika Serikat, dan terbaru sekarang ke Malaysia.
Pelepasan ekspor keripik singkong ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Jawa Timur Iwan, Kadisperindag Kabupaten Bojonegoro, dan jajaran manajemen PT Pareto Estu Guna selaku produsen keripik singkong, pada Rabu (28/12/2022).
Kepala Disperindag Jawa Timur, Iwan mengatakan, kripik singkong ini sudah ke 4 negara yang sudah di ekspor oleh PT Pareto Estu Guna. Ekspor produsen keripik singkong ini merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang mendorong produk - produk lokal Jawa Timur bisa bersaing di kancah internasional.
"Alhamdulillah siang ini kita ekspor perdana ke Malaysia yang dilaksanakan setelah pandemi. Mudah-mudahan bisa mengembangkan ekspor - ekspor ke negara lain juga," kata Iwan saat pelepasan Rabu (28/12/2022).
Sementara itu, Aswin Susilo direksi PT pareto Estu guna mengungkapkan, Malaysia menjadi negara keempat tujuan ekspor dari keripik singkong produksi asli Bojonegoro. Total ada 1.080 kardus keripik singkong yang dikirim ke Malaysia, dengan total 14 ribu kemasan berukuran 75 gram dan tujuh varian rasa.
"Produksi pertama tahun 2013, kita ekspor pertama di 2018 ke China, berlanjut ke Kuwait, Amerika Serikat, dan ini baru ke Malaysia. Baru ini ke Malaysia perdana, dan pertama setelah Covid-19," ujarnya kepada klikjatim.com.
Dia menyebut, Selama ekspor itu, telah mengirimkan beberapa kali produknya, misalnya di China tercatat dua kali melakukan pesanan ke pihaknya, kemudian Kuwait lebih dari dua kali, dan negara Amerika Serikat sekali melakukan pemesanan.
"Produk kami kalau dipasarkan pasarkan 70 persen nasional, sisanya 30 persen ke luar negeri. Kalau di Bojonegoro kita lebih banyak di supermarketnya," pungkasnya.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah