KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru SMP Negeri 1 Sidoarjo tahun ajaran 2022-2023 telah berakhir. Sebanyak 371 siswa telah mengikuti dengan penuh disiplin dan kreatif.
Selama satu pekan telah dilalui dengan berbagai kegiatan yang cukup melelahkan, namun sangat bermakna dan menjadikan pengalaman luar biasa bagi siswa siswi kelas tujuh tersebut. Karena saat masuk sekolah semua siswa wajib mengikuti MPLS, agar saling mengenal teman barunya. Peserta didik baru ini juga wajib mengenal lingkungan sekolah, yang nantinya sebagai tempat menimbah ilmu untuk meraih cita-citanya.
MPLS dimulai sejak tanggal 18 Juli lalu dan berakhir 23 Juli 2022. Adapun materi yang diberikan meliputi pengenalan kurikulum, PBB, pembinaan mental, pendidikan karakter, hingga cinta lingkungan yaitu siswa bisa mendesain ruang kelasnya serapi dan senyaman mungkin.
Perlu diketahui bahwa kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh kelas 7 saja. Namun juga melibatkan siswa kelas 8 dan kelas 9 yang turut membantu dalam pelaksaaan kegiatan tersebut.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sidoarjo, Achmad Lutfi mengatakan, tujuan kegiatan MPLS adalah mendidik siswa siswi untuk mandiri, penguatan karakter dan juga mencari bibit-bibit bakat dan potensi yang dimiliki oleh siswa siswi baru. "Skill anak-anak betul-betul dipersiapkan untuk belajar secara maksimal agar meraih prestasi yang terbaik," paparnya.
Dia berharap setelah mengikuti kegiatan ini, anak- anak mampu mengembangkan bakat dan minatnya. Serta siap belajar dengan tekun agar mencapai prestasi yang terbaik.
Ketua Panitia MPLS sekaligus Wakasek Kesiswaan, Aris Efendi mengatakan bahwa kegiatan MPLS di SMPN 1 Sidoarjo memang berbeda. Sebab pelaksanannya berlangsung selama enam hari penuh.
"Kegiatan kami mulai dari pembelajaran di kelas dengan mulai diskusi pengenalan di lingkungan sekolah. Misalnya sarana prasarana, personel di sekolah, tata tertib dan lain-lain selama empat hari. Sedangkan dua hari berikutnya yaitu Jumat dan Sabtu, kita adakan perkemahan karakter," tegasnya.
Dia berharap anak-anak didiknya ini benar-benar bisa menerapkan di lingkungan sekolah dan di rumah menjadi budaya yang positif. Yaitu budaya karakter.
"Di hari terakhir ini kakak kelasnya sudah menampilkan semua ekstra kurikuler seperti aksi demo seluruh ekstra kurikuler mulai paskibraka, futsal, basket, teater, tari, PMR, cheerleader dan pramuka. Dengan demikian, siswa bisa mengikuti dan mengembangkan sesuai bakatnya," jelasnya. (nul)
Editor : Catur Rini