KLIKJATIM.Com | Gresik — Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Gresik mengenalkan alat pengusir burung pipit yang jadi momok petani lantaran banyak makan tanaman padi.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Eko Anindito Putro menyampaikan, selama ini petani mengeluhkan hasil panen padi mereka menurun karena diserang burung pipit. Makanya pihaknya menggandeng salah satu perguruan tinggi di Surabaya untuk mengembangkan alat baru.
"Alhamdulillah berhasil. Sekarang mulai kami sosialisasikan kepada petani," ujar dia.
Menurut dia, burung pipit banyak dikeluhkan karena memakan banyak bulir padi yang berisi. Satu burung bisa memakan separo lebih bulir pada yang ada di satu batang.
"Kalau jumlahnya banyak memang sangat merugikan para petani," kata dia.
Diketahui, selama ini petani hanya mengandalkan orang-orangan sawah untuk melakukan pengusiran. Namun, masih kurang efektif.
"Alat baru ini ada sensor yang bisa menghasilkan suara. Kami harap lebih efektif untuk melakukan pengusiran," jelas Eko.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik Hamzah Takim sangat mengapresiasi langkah Dispertan. Melalui banyak temuan baru yang dihasilkan, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani.
"Ini salah satu upaya yang baik. Kami berharap ke depan Dispertan juga bisa membuat alat lain untuk mengusir hama. Misalnya pengusir tikus. Ini penting untuk membantu petani," imbuhnya.
Hal sama juga disampaikan Camat Duduksampeyan Dedi. Pihaknya mewakili masyarakat merasa sangat berterima kasih. Semoga alat ini bisa membantu petani untuk meningkatkan produktivitas panen padi.
"Yang jelas, petani berharap agar alat yang dihasilkan harganya murah tapi efektif," tandasnya. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Khofifah Undang Warga Jatim Meriahkan Tahun Baru Islam Lewat Jalan Sehat di Al Akbar
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah m…
Jatim Pimpin Ekonomi Perhutanan Sosial Nasional, Khofifah Fokus Perkuat Agroforestri Kopi
KLIKJATIM.Com | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) untuk terus meningkatkan kapasitas u…
DPRD Jember Teken Pakta Integritas, Siap Kawal Empat Tuntutan Mahasiswa ke Pemerintah Pusat
KLIKJATIM.Com | Jember – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jember dan Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan K…
Suarakan #IndonesiaCemas, 500 Mahasiswa Kepung DPRD Jember Soroti Kelangkaan Pertalite hingga MBG
KLIKJATIM.Com | Jember – Gelombang protes mahasiswa berskala besar mengguncang pusat Pemerintahan Kabupaten Jember…
Melejit 10,79 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Tertinggi Kedua se-Jawa Timur
KLIKJATIM.Com | Lamongan — Roda perekonomian di Kabupaten Lamongan mencatatkan performa impresif dan bergerak di tren positi…
Pemkab Gresik Siapkan Pilkades 2026 dengan Sistem Digital E-Voting
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik terus mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Salah satu langkah yang t…