KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Kebakaran di pabrik kacang sanghai Tulungagung mendapatkan perhatian masyarakat sekitar dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Setelah warganet mengabadikan dan mengunggah video dengan durasi singkat yang menggambarkan kobaran api yang terjadi di pabrik yang ada di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung tersebut.
Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung,Gatot Sunu mengatakan, perlu waktu lebih kurang 3 jam untuk memadamkan dan melanjutkannya dengan pembasahan di lokasi kejadian.
"Pemadaman tak sampai satu jam,pembasahanya yang kita lakukan ampai dua jam," ujarnya.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan di lokasi kejadian,mengingat lokasinya yang ada di tengah tengah pemukiman padat penduduk.
"Antisipasi agar tidak ada kebakaran susulan," jelas Gatot.
Pihaknya menerjunkan 5 armada Damkar untuk memadamkan api, beruntung tidak ada kendala dalam proses pemadaman.
"Kita ada 3 armada pemadam dan dua armada suplay air, semuanya kita terjunkan ke lokasi," jelasnya.
Sementara itu Kapolsek Ngunut, Kompol Rudi Purwanto mengatakan, tafsir kerugian akibat kebakaran ini ada di angka Rp 1,5 Milyard.
"Korban jiwa nihil, kalau kerugian material sampai 1,5 milyar, itu terdiri dari 700 kuintal kacang sanghai siap kirim, kemudian 200 kilogram minyak goreng dan separuh bangunan gudang," terangnya.
Pihaknya menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, namun untuk penyebab jelasnya masih perlu pendalaman oleh tim Inafis Polres Tulungagung.
"Besok ada olah TKP lanjutan, guna memastikan penyebab kebakarannya,"pungkas Kapolsek. (yud)
Editor : Iman
Ketua BK DPRD Jember Tunggu Disposisi Pimpinan Terkait Video Viral Anggota Dewan Merokok Saat Rapat
KLIKJATIM.Com | Jember – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Jember belum mengambil tindakan resmi terkait viralnya video anggota Komisi D yang terlihat m…
Ibu Rumah Tangga Coba Bunuh Diri Terjun ke Ombak Pantai Watu Ulo Jember, Aksinya Digagalkan Warga
Seorang ibu rumah tangga berinisial ES (29), warga Dusun Karanganyar, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur…
Mahasiswa Tulungagung Ditembak Anggota Resmob Polres Gresik
KLIKJATIM.Com | Gresik - Tim Resmob Macan Giri Satreskrim Polres Gresik menembak kaki mahasiswa asal Kalidawir Kabupaten Tulungagung, Jumat (15/5). Yang b…
Pemkab Sampang Buka Program Tukar LPG Subsidi ke Nonsubsidi
KLIKJATIM.Com | Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang membuka program penukaran LPG tabung 3 kilogram bersubsidi ke LPG nonsubsidi jenis Bright Gas, mulai 18…
Anak Motor Sampang Dibiarkan Tewas oleh Temanya di Tepi Jalan Wakhid Hasyim
KLIKJATIM.Com | Sampang - Warga Jalan Wahid Hasyim, Kecamatan/Kabupaten Sampang digegerkan dengan penemuan mayat MR X berjenis kelamin laki-laki yang diperki…
Hilirisasi Tembaga dan Emas di KEK Gresik Serap 7.500 Tenaga Kerja
KLIKJATIM.Com | Gresik – Proyek hilirisasi tembaga dan emas terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik diproyeksikan mampu membuka hingga 7.500 l…