KLIKJATIM.Com | Surabaya – Arus peti kemas sepanjang triwulan pertama yang masuk melalui 27 terminal Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) tercapai 2,67 juta TEU’s. Jumlah itu naik 6,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, yang mencapai 2,5 juta TEU’s.
Menurut Corporate Secretary SPTP, Widyaswendra jumlah tersebut terdiri atas 1,85 juta TEU’s peti kemas domestik dan 822 ribu sisanya adalah arus internasional. Mantan Manajer Humas PT Pelabuhan Indonesia III itu menyatakan jumlah tersebut merupakan konsolidasi dari 15 terminal peti kemas dan tujuh anak perusahaan di bawah pengelolaan perseroan.
Lima belas terminal peti kemas tersebut meliputi TPK Belawan, Perawang, Semarang, Nilam (Surabaya), dan Banjarmasin. Selanjutnya TPK Tarakan, Pantoloan, Bitung, Kendari, Makassar New Port, TPK Makassar, Kupang, Ambon, Sorong, dan TPK Jayapura.
Sementara tujuh anak perusahaan meliputi PT Terminal Petikemas Surabaya, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, PT IPC Terminal Peti Kemas, PT Terminal Teluk Lamong, PT Kaltim Kariangau Terminal, PT Prima Terminal Petikemas dan PT Prima Multi Terminal.
“Arus peti kemas domestik maupun peti kemas internasional pada triwulan pertama tahun ini sama-sama naik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Untuk peti kemas domestik naik 4 persen, sementara peti kemas internasional naik 13 persen,” kata Widyaswendra, Selasa (12/4/2022).
Lebih lanjut perseroan menargetkan arus peti kemas pada tahun ini tercapai 11.641.285 TEU’s. Pihaknya optimis target dapat tercapai seiring pembenahan di sejumlah terminal. Pembenahan dimaksud meliputi standardisasi dan digitalisasi bisnis, peningkatan kompetensi bagi pekerja dan juga TKBM, serta peningkatan kehandalan peralatan penunjang kegiatan terminal.
“Standardisasi yang kami lakukan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas yang berdampak pada percepatan waktu singgah kapal di terminal (port stay) sehingga kapal dapat segera berlayar dan diharapkan dapat memangkas biaya logistik,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur, Hengky Pratoko memprediksi kenaikan volume muatan selama bulan ramadan dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju sejumlah wilayah di luar Jawa mencapai 15 persen. Kenaikan itu tak lepas dari meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan maupun Idul Fitri yang sebagian besar muatan tersebut berisikan kebutuhan pokok.
“Pengiriman barang untuk kebutuhan ramadan dan idulfitri biasanya sudah mulai meningkat sejak dua bulan sebelum hari raya, ini dilakukan untuk menjaga ketersedian barang-barang kebutuhan masyarakat,” terangnya.
Ekonom Ahli Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Yayat Cadarajat menilai kebijakan pemerintah terkait mudik akan meningkatkan konsumsi di daerah tujuan.
Dengan demikian, perputaran uang juga akan berbanding lurus dengan jumlah konsumsi masyarakat. Pihaknya berharap ramadan dan idulfitri tahun ini dapat mendongkrak perekonomian daerah. (arif)
Editor : Redaksi
Razia Penegakan Perda di Gresik Kerap Bocor, DPRD Minta Operasi Gabungan Digelar Serentak
KLIKJATIM.Com | Gresik – DPRD Kabupaten Gresik menyoroti maraknya warung dan kafe yang diduga menjadi lokasi aktivitas yang mengarah pada pelanggaran norma s…
Urung Demo di Jember, MAKI Jatim Pilih Kawal Dana Talangan Rp786,57 Miliar
KLIKJATIM.Com | Jember – LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur membatalkan rencana aksi unjuk rasa yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di …
BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendorong optimalisasi pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) bagi rumah t…
Lewat Revolusi 888, SGN Pacu Kinerja Pabrik Gula Hingga Tembus Rendemen 8 Persen
KLIKJATIM.Com | Sragen – Momentum tanggal 8 Agustus 2026 menjadi catatan sejarah penting bagi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).…
Sambut HUT ke-81 RI, Gressmall Gelar Merdeka Cup 3x3 Basketball 2026 di Giri Elevation Court
KLIKJATIM.Com | Gresik – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berlangsung meriah di Gressmall Gresik.…
Upaya Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Natuna Digagalkan Tim Gabungan
Kepulauan Riau - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan…