KLIKJATIM.Com | Kediri - Jika selama ini banyak sopir yang kesasar alias tersesat gara-gara mengikuti petunjuk aplikasi google maps, maka di Kecamatan Wates, Kediri sopir trus terbawa perasaan hingga nyasar masuk area kuburan. Kejadian itu menjadi viral setelah sebuah video beredar viral menunjukkan truk sedang masuk kawasan pemakaman.
Dalam video berdurasi 29 detik tersebut, terlihat truk warna oranye bernopol AG 8086 KB muat beras sedang berhenti di jalanan makadam. Dari gambar truk berhenti setelah roda depan kiri masuk di parit kecil di tepi sawah.
Ada percakapan dalam video yang diduga warga yang merekam dengan sopir truk nahas. Kepada warga sopir truk yang belum diketahui identitasnya ini mengungkapkan jika baru tersadar tersesat saat roda truknya masuk parit
Saat melintas di jalanan desa itu, sopir mengakj hanya melihat jalan lurus. "Kulo semerep e jalan lurus rumangsa kulolihat jalan raya biasa (Saya tahunya jalan lurus, perasaan saya melihat jalan raya biasa) ," kata sopir tersebut kepada warga yang merekam.
Kapolsek Wates, AKP Suharyanta saat dikonfirmasi mengakui hal itu. Polisi menerima laporan dari masyarakat jika ada truk kesasar di pinggir makam tersebut. Kejadiannya di Desa Pagu, Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Rabu (30/3/2022) pagi
"Kami menerima laporan tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian. Sopir tidak tahu jika ia masuk ke area makam, karena dikira jalur lurus yang biasa dilalui. Itu terjadi beberapa hari yang lalu dan telah dievakuasi," kata kapolsek saat dikonfirmasi
Usai menerima laporan, pihaknya melakuka proses evakuasi truk dengan mendatangkan traktor. Itu dilakukan karen kondisi truk yang sudah terlanjur masuk area jalan menuju pemakaman. Apalagi, jalan masuk area pemakaman sempit dengan kontur tanah tak rata.
"Begitu mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Wates langsung menuju lokasi dan bermaksud membantu evakuasi, meskipun cukup sulit karena medan dan lokasi truk terjebak dalam jalan setapak, dengan kontur tanah," kata Suharyanta, Minggu (3/4/2022).
Tak hanya itu, truk ini dalam kondisi bermuatan cukup banyak. Maka, evakuasi harus mendatangkan traktor untuk menarik truk yang terlanjur masuk ke dalam area jalan menuju pemakaman.
"Kita meminta bantuan warga dan mendatangkan mesin traktor untuk menarik dan mengevakuasi truk," tambahnya.
Menurutnya, evakuasi truk memang sulit jika hanya didorong dan ditarik kendaraan biasa. Sebab, truk muat 8 ton beras. Sementara itu proses evakuasi berlangsung sekitar 1 hingga 2 jam. (ris)
Editor : Redaksi