klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jatim Temukan 43.268 Kasus TBC Selama 2021, Ini Langkah Pemprov

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Indonesia menjadi satu di antara 8 negara yang menyumbang dua per tiga kasus TBC di dunia. Pada tahun 2020, setidaknya ada 824 ribu jiwa jatuh sakit dan 93 ribu jiwa meninggal akibat TBC.

Penemuan kasus TBC dinilai sangat dipengaruhi oleh kondisi pandemi Covid-19. Jatim sendiri berhasil menemukan 43.268 jiwa penderita TBC pada tahun 2021. Bahkan, jumlah tersebut menjadi terbanyak ketiga di Indonesia.

"Peringatan Hari TBC Sedunia momen yang tepat untuk mendorong semua pihak agar terlibat aktif dalam pencegahan dan pengendalian TBC. TBC bisa dicegah dan diobati. Jangan ragu memeriksakan diri ke dokter jika merasakan gejala TBC," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kamis (24/3/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim Dr Erwin Astha Triyono menekankan pentingnya keterlibatan multi sektor untuk menemukan lebih banyak lagi penderita TBC. Sehingga dapat memutus transmisi penularan di masyarakat.

Sesuai dengan slogan TOSS TBC (Temukan TBC, Obati Sampai Sembuh), lanjut Erwin, Dinkes Jatim sendiri terus berupaya agar setiap penderita TBC mendapatkan pengobatan sesuai standar, sehingga dapat berhasil dan sembuh.

Erwin mengatakan, selain penemuan dan pengobatan, sosialisasi tentang pentingnya terapi pencegahan TBC juga akan terus dilakukan. Terapi pencegahan bagi kontak serumah penderita TBC diharapkan dapat mencegah munculnya penyakit TBC di kemudian hari.

"Terapi pencegahan TBC juga menjadi salah satu tema kampanye dalam upaya menuju eliminasi TBC tahun 2030. Oleh karena itu tiga upaya penting yaitu deteksi, pengobatan dan terapi pencegahan TBC menjadi satu kesatuan program yang tidak terpisahkan," jelasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan Global TB Report, World Health Organization tahun 2021, pada tahun 2020 terdapat 9,9 juta jiwa yang menderita TBC dan 1,5 juta nyawa melayang akibat penyakit TBC.(mkr) 

Editor :