klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bangunan Yang Terbakar di Pasar Sidayu Diduga Masuk Kategori Cagar Budaya, Begini Tanggapan Budayawan Gresik

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Warga sedang menonton pemadaman kebakaran pasar. (Faiz/klikjatim.com)
Warga sedang menonton pemadaman kebakaran pasar. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kebakaran yang terjadi di Pasar Sidayu Desa Mriyunan sebelah timur Alun-alun Sidayu tidak hanya merugikan para pedagang dan warga setempat. Namun di lokasi yang terbakar terdapat bangunan yang diduga merupakan cagar budaya.

Sejarawan dan Budayawan Gresik Kris Aji mengatakan, kebarakaran pasar yang merusak pasar dan bangunan cagar budaya itu harus dipastikan status bangunan tersebut.

“Apa itu masuk bangunan cagar budaya dan apa juga diduga cagar budaya, semuanya dilindungi UU,” ucap Kris Aji.

Nah, jika masuk kategori bangunan cagar budaya tentu ini harus berhati-hati untuk melakukan perbaikan. Karena sebelum dilakukan rekonstruksi ulang memperbaiki bangunan cagar budaya, harus melibatkan tim cagar budaya.

“Intinya harus dipastikan dulu, apa termasuk bangunan cagar budaya (BCB) atau tidak,” ujarnya, Minggu (30/1/2022).

“Perlu dipastikan juga ke Dinas terkait apa bangunan cagar budaya yang terbakar sudah dicatat di Register Nasional Cagar Budaya atau masih belum terdaftar. Ini harus jelas karena bangunan cagar budaya dan bangunan diduga cagar budaya dilindungi undang-undang,” paparnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Pemkab Gresik belum bisa berkomentar banyak. Pihaknya masih belum menerima laporan tentang ada bangunan cagar budaya yang terbakar.

“Nanti saya cek mas, informasinya hanya pasar saja yang terbakar,” ucapnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Pemkab Gresik Mudi Rahayu juga belum bisa memberikan komentar tentang bangunan terbakar yang diduga situs cagar budaya. sambungan selulernya berdering namun tidak diangkat. Melalui pesan WhatsApp juga centang dua namun tidak dibalas.

Terpisah, Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPJB) Jatim Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, Kawedanan Sidayu terletak di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Yang disana juga ada beberapa bangunan cagar budaya Kolonial.

“Saya belum hafal satu per satu, cuma kawasan cagar budaya di Sidayu sudah di data oleh Dinas Kebudayaan Gresik,” pungkasnya. (bro)

Editor :