KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Tangis Siti Maimanah seketika pecah. Bagaimana tidak, setelah puluhan tahun guru playgroup ini terpaksa harus tidak tidur saat hujan datang.
Pasalnya rumah yang ditinggali bocor sana sini. Ditambah lagi rumah peninggalan orang tuanya itu sudah hampir roboh, jika tidak segera dilakukan pembangunan ulang.
Saat ini rumah yang ada di Jalan Kawung gang III RT 1 RW 3, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo sudah mulai dibangun. "Alhamdulillah sudah mulai dibangun. Berkat seluruh tetangga saya. Terimakasih untuk semua bantuannya," kata Siti Maimanah, Selasa (25/1/2022).
Sementara Ketua RT setempat, Muhammad Yani mengaku bantuan terus mengalir semenjak pemberitaan di media sosial atau ditulis oleh beberapa media massa. "Mulai banyak yang datang. Ada yang memberi bantuan berupa uang tunai. Ada pula yang berupa bahan bangunan," jelas Yani.
Untuk saat ini, bantuan bahan bangunan datang dari Lazisnu Kabupaten Ponorogo. Dia menjelaskan pihak LAZISNU ada sekitar 49 sak semen.
Selain itu, kata dia, ada donatur yang telah menyanggupi untuk menyumbang keramik. Saat ini yang belum ada adalah bantuan genting.
"Kalau sifatnya besar yang belum adalah genteng. Jadi donasi tetap kami buka untuk genteng dan lain-lain," pungkasnya.
Sebelumnya, Nasib Siti Maimanah (33), sungguh miris. Guru salah satu playgroup ini harus tinggal di rumah reyot yang hampir roboh di Jalan Kawung gang II, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.
Saat mendatangi rumahnya, tampak dinding teras retak-retak dan satu sisi dinding lagi sengaja disanggah bambu. Beberapa bagian atap juga bocor. Pasangan bata berikut plesteran bangunan rumah itu masih berbahan tanah liat hingga rentan ambruk.
Bersama keluarganya, Siti yang tengah hamil selalu terjaga jika hujan datang. Karena kondisi rumahnya yang tidak layak huni dan bocor di mana-mana.
Siti mengaku saat hujan pada pagi, siang maupun sore, dirinya memilih untuk di depan rumah. Jika hujan malam hari, dia memilih untuk tidak tidur.
Menurutnya beberapa waktu terakhir selalu terjaga jika malam. Karena Ponorogo selalu diguyur hujan mulai sore hingga esok paginya. Dia berjaga jika sewaktu-waktu air masuk ke rumahnya.
Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab. Tapi Siti merasa trauma ketika hujan. Pada pertengahan 2021 lalu, bangunan dapur dan satu kamar roboh. Beruntung saat itu dirinya berada di ruang lain. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad