KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sejak awal tahun 2021 yang lalu, masyarakat desa Ngepoh Kecamatan Tanggungunung Tulungagung telah bersiap menyambut investasi diprediksi dalam jumlah yang cukup besar, seiring rencana pembangunan makam super mewah di desa tersebut.
Tak tanggung tanggung, investor menyebut lahan seluas 260 hektar yang kini menjadi lokasi perkebunan tersebut, secara bertahap akan dialih fungsikan menjadi makam mewah.
Tahap pertama, 116 hektar lahan yang akan digarap, sisanya akan menyusul kemudian.
Dari 116 hektar lahan tersebut, kemungkinan hanya 70 hektarnya saja yan bena benar akan digunakan sebagai lokasi makam, sedangkan sisanya akan digunakan untuk fasilitas penunjang lainnya.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kabid _ Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung, Setiono mengatakan hingga awal tahun 2022 ini belum ada informasi pengerjaan fisik di lokasi tersebut.
"Kok belum ada informasi ya sampai sekarang ini ,kapan pengerjaan fisiknya dan lain lain, kita belum dapat informasi,"jelasnya.
Informasi terakhir yang diterimanya, investor masih mengurus proses ijin pembuatan makam tersebut ke pemerintah pusat melalui aplikasi yang sudah disediakan.
Pihaknya sendiri tidak memiliki kapasitas untuk merestui maupun tidak merestui izin yang diajukan.
"itu izinnya kan langsung ke pusat melalui aplikasi,jadi di aplikasi itu begitu dipilih jenis usahanya langsung ada pilihan pilihan syarat yang harus dipenuhi dan semua persetujuannya langsung di pusat melalui aplikasi ini," terangnya.
Setiono menyebut, terakhir sekitar pertengahan tahun 2021 yang lalu, pihaknya sempat memfasilitasi pertemuan antara investor dengan berbagai pihak di Kabupaten Tulungagung.
Mulai dari pihak masyarakat dan desa, kemudian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak pihak lain yang terkait, untuk membahas sejumlah hal.
"Terakhir kita lakukan koordinasi dengan banyak pihak bersama investornya langsung ya pertengahan tahun 2021 kemarin," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya,tidak hanya makam mewah saja, investor juga akan membangun sejumlah fasilitas pendukung lain di lokasi tersebut,seperti taman dan penginapan.
Investor juga berjanji akan menggandeng masyarakat di desa tersebut untuk bisa bekerja sama, sebagai wujud peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. (yud)
Editor : Iman
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Akui Ada Kekurangan Selama Lima Tahun Kepengurusan
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…