KLIKJATIM.Com | Gresik--Sempat viral tentang pembubaran swab massal antigen di komplek ruko Dishub Gresik, Selasa (18/1 /2022) diluar perencanaan penyelenggaraan jasa penyalur tenaga kerja PT Arsad Sumber Daya Mandiri.
Direktur PT Arsad Sumber Daya Mandiri Ivo Vientina Kurnia Hastutie mengatakan, pihaknya sudah menjadwal pelaksanaan swab antigen dua gelombang untuk ratusan para calon pekerja outsourching.
“Semuanya sudah sesuai jadwal, dengan bekerja sama dengan Klinik Gajahmada Mojokerto, tapi karena hujan deras. Banyak calon pekerja tidak langsung pulang, sehingga berkerumun di lokasi swab komplek ruko ini,” ungkapnya, Kamis (20/1 /2022).
Menurut Ivo, setelah para calon pekerja melakukan swab antigen, akan dilanjutkan pembaharuan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), dan breafing Person In Charge (PIC) atau koordinator jasa tenaga kerja.
“Rencana swab di Kantor PT Arsad Sumber Daya Mandiri Jalan Chotib Miftah Blok FF No. 3 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik tapi ada tetangga bela sungkawa dan masih tahapan renovasi, sudah ada surat domisili, sehingga kami alhikan ke ruko ini dan sifatnya hanya sementara, ” paparnya.
Dijelaskan Ivo, tarif swab antigen untuk calon pekerja Rp 120 ribu bagi calon pekerja yang sudah melakukan medical check up (MCU) mandiri. Dan bagi yang ingin melakukan MCU, dan swab pihaknya juga memfasilitasi dengan harga terjangkau.
“Kita berikan fasilitas itu juga atas permintaan para calon pekerja. MCU dan Swab Antigen Rp 300 ribu, namun jika para calon pekerja ingin mandiri juga tidak masalah,” ujarnya.
Terkait banyak calon tenaga kerja luar Gresik, diakui Ivo memang ada banyak pekerja luar daerah Gresik. Namun terbanyak dari Kabupaten Gresik.
“Mulai dari Pasuruan, Jombang, Lamongan tapi terbanyak Gresik. Karena memang diutamakan,” jelasnya.
Salah satu calon pekerja Muhammad Ikko Prastiyo (18) asal Dusun Tugu, Desa Jono, Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik mengaku sudah melakukan MCU secara mandiri Rp 375 ribu.
“Nanti swab bisa ikut PT Arsad Sumber Daya Mandiri,” ucapnya.(mkr)
Editor : Redaksi