KLIKJATIM.Com | Tulungagung—Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagng mulai melakukan sejumlah upaya mengantisipasi virus varian omicron. Diprediksi puncak omicron terjadi pada Februari 2022.
Pemerintah pusat telah memberikan arahan kepada Satgas Covid-19 di daerah untuk melakukan persiapan menghadapi sekaligus mengantisipasi ledakan kasus omicron yang diprediksi akan terjadi.
"Tentu kita mengikuti arahan dari pemerintah pusat,mengantisipasi ledakan kasus baru ini," kata Ketua Satgas Covid-19 Tulungagung yang juga Bupati Tulungagung.
Untuk itu pihaknya tengah menggencarkan penegakan disiplin menerapkan prokes bagi masyarakat yang beraktifitas di luar rumah, kemudian penyiapan posko posko di desa desa.
Pihaknya juga menyiapkan pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, termasuk tempat tidur pasien, kendati di Kabupaten Tulungagung belum ditemukan adanya varian omicron di Tulungagung.
"BOR juga kita siapkan kembali, ketersediaan obat dan nakes juga menjadi perhatian kami," jelasnya.
Pihaknya juga memerintahkan nakes dan fasilitas kesehatan untuk sigap dan terus melakukan pemantauan, mengingat jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang balik ke Tulungagung cukup banyak.
Maryoto berharap, upaya upaya ini bisa menjadi salah satu cara mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung.(mkr)
Editor : Iman