klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Cuaca Buruk Puluhan Kapal Layar Motor Tidak Berlayar

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kondisi aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gresik masih dilakukan sambil menunggu cuaca baik untuk berlayar melakukan pengiriman (Faiz /klikjatim.com)
Kondisi aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gresik masih dilakukan sambil menunggu cuaca baik untuk berlayar melakukan pengiriman (Faiz /klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi puluhan kapal layar motor (KLM) di Pelabuhan Gresik berhenti berlayar. Dari keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Klas II Tanjung Perak Surabaya, peringatan gelombang tinggi wilayah perairan Jawa Timur yang berlaku mulai hari ini tanggal 12 Januari sampai tanggal 15 Januari 2022.

Tinggi gelombang kategori tinggi 2, 5 sampai 4, 0 M itu dapat terjadi di Laut Jawa utara dan selatan Bawean, laut Jawa barat dan timur Masalembo, perairan Tuban - Lamongan, Perairan utara Madura, Sapudi, Kangean, Selatan Jatim, dan Selat Hindia Jatim. Sedangkan untuk kategori sedang tinggi gelombang 1, 25 sampai 2, 5 M itu dapat terjadi di Perairan Kalteng bagian timur, Gresik-Surabaya, Selat Madura bagian barat dan timur.

Petugas Perwakilan Kantor Kesayabnadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Gresik Suncoko mengatakan, ada puluhan perahu kapal layar motor (KLM) yang berhenti operasi dan masih menunggu cuaca membaik.

“Sekitar 60an KLM tidak bisa berlayar , karena kalau memang dari data BMKG cuaca buruk ya kita stop operasi pelayaran kapal KLM di Pelabuhan,” ucapnya, Rabu (12/1/2022).

Pantauan di Lapangan, tampak puluhan perahu KLM berjejer terparkir di Pelabuhan Gresik. Sebagian dari perahu, ada yang melakukan aktivitas bongkar muat. Para pekerja buruh pelabuhan pun mulai mengangkat barang yang akan dikirim sambil menunggu cuaca baik.

“Diperkirakan sampai kapan cuaca buruk, itu tidak bisa dipastikan. Yang jelas aktivitas bongkar muat masih terus ada sampai kondisi cuaca baik baru dilakukan pelayaran,” tambah Suncoko.

Hendro Cahyono petugas KSOP II Gresik menambahkan, mayoritas KLM yang berhenti operasi sementara itu akan berlayar ke Pelabuhan Kalimantan. Mulai dari bongkar muat kayu, logistik, dan pupuk.

“Yang dimuat kebanyakan pupuk dan logistik,” ucapnya.

Cuaca buruk juga berdampak pada pelayaran Pulau Bawean. Dua kapal Express Bahari dan Gili Iyang masih belum bisa beroperasi berlayar akses Gresik-Bawean, dan Lamongan - Bawean. (bro)

Editor :