klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PTMT Tak Pengaruhi Minat Perusahaan Rekrut Lulusan SMK

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pembelajaran sistem Daring kemudian dilanjutkan dengan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang dilaksanakan sejumlah SMK di Tulungagung terus dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Satgas Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Kepala SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung, Rofik Suyudi yang dikonfirmasi di kantornya pada Senin (10/01/2022).

Rofik mengatakan, dalam pelaksanaan PTMT, pihaknya tetap berupaya memastikan praktek kerja anak didiknya berjalan lancar, yakni dengan membagi jadwal praktek di bengkel sesuai dengan arahan Satgas Covid-19.

"Kita tetap ikuti aturan dari Satgas Covid-19, dan pelaksaan praktek di bengkel, kita atur agar tidak melanggar Prokes,"ujarnya.

Rofik menegaskan, pelaksanaan praktek bagi peserta didik tingkat SMK adalah hal yang sangat penting, oleh sebab itu pihaknya tidak ingin kondisi ini membuat anak didiknya mengalami penurunan skil dalam hal praktek.

Sebab selama ini perusahaan perusahaan yang telah bermitra dengan SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung masih mempercayakan pilihannya, dengan tetap menggelar rekruitmen di SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung.

"Data detailnya ada di BKK, namun seingat saya sudah ada 7 perusahaan skala nasional yang melakukan rekruitment dan kita juga kerjasama dengan sekolah lain, sehingga kalau disana ada yang melakukan rekruitment, kita koordinasi juga agar siswa kita bisa mengiktuti disana,"jelasnya.

Rofik menegaskan, kendati kondisi pandemi dan pembelajaran dilakukan dengan Daring dan PTMT namun tidak ada perusahaan yang membatalkan maupun menunda pelaksanaan rekruitmen untuk alumni SMK Negeri 3 Boyolangu.

Hanya saja memang proses rektuitmennya mengalami penyesuaian, yakni untuk tes tes awal dilakukan secara Daring, kemudian saat peserta tes dipastikan sudah diterima dan perlu tes fisik, maka peserta tes harus hadir mengikuti tes secara tatap muka.

"Kalau yang membatalkan itu tidak ada, tapi kalau yang menyesuaikan proses penerimaanya, itu yang terjadi,mereka akhirnya melakukan penerimaan model Daring dan kalau tinggal tes fisiknya saja nanti tesnya ketemu langsung,"ucapnya.

Pihaknya mengaku, berdasarkan data yang dimilikinya saat ini, 80% lulusan SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung terdata dan kini telah melanjutkan kegiatanya, ada yang bekerja di perusahaan, melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah dan ada juga yang menjadi wiraswasta.

"Data dikita itu 80% alumni kita itu terecord, ada yang kerja di perusahaan, ada yang wiraswasta dan ada juga yang melanjutkan pendidikannya," pungkas Rofik.(mkr) 

Editor :