klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Cuaca Tak Menentu, Perbaikan Jembatan di Desa Klampok Dilanjutkan Tahun ini

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kondisi alat berat di lokasi jembatan Klampok beberapa pekan lalu (Faiz/klikjatim.com)
Kondisi alat berat di lokasi jembatan Klampok beberapa pekan lalu (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik —Proyek perbaikan jembatan di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik harus terhenti sementara akibat kondisi cuaca yang tidak sesuai prediksi. Sehingga membuat debit air yang melintasi jembatan itu naik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Grrsik Achmad Wasil menyebut jembatan Klampok itu memang untuk tahun 2021 ini berhenti. Jembatan itu berada di jalan alternatif Benjeng-Cerme, tahun 2022 tetap dilanjutkan.

“Nanti ketika sudah masuk tahap lelang akan kami masukan lagi dengan lebih dulu melalukan review kondisi eksisting di lapangan,” jelasnya.

Untuk tender tahun 2022 ini, Hadi menambahkan apabila pengerjaan tidak harus dilaksanakan oleh penyedia jasa yang lama.

“Nanti direview dulu, apakah harus ada metode agar bisa  dikerjakan dengan mempertimbangkan kendala teknis di lapangan. Karena disana jika musim hujan debit air juga tinggi,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi menyampaikan, untuk progres yang sudah dilakukan ini tetap akan dibayarkan. Sebab, material sudah semua di lapangan.

“Itu kena banjir, akhirnya pekerjaan tidak jadi dimulai. Sebetulnya tinggal pasang saja karena material sudah disana semua. Termasuk tiang pancangnya,” jelas Hamdi.

Untuk tahun 2022 ini, kelanjutan pekerjaan jembatan Klampok itu dianggarkan sebesar Rp 1,3 miliar. Politisi PKB itu menyebut lagi-lagi perencanaan yang kurang matang. “Perkiraan waktu mulai pekerjaan harusnya juga diperhitungkan agar bisa mencegah kondisi di lapangan yang sering banjir,” tutupnya.

Perlu diketahui, anggaran perbaikan jembatan rubuh ini sejumlah Rp 2,4 miliar pada APBD 2021. Pihak rekanan yang mengerjakan proyek itu sudah mendatangkan sejumlah kebutuhan material hingga alat berat disana. Namun, karena force majeure, pekerjaan itu belum sempat dimulai. (bro)

Editor :