klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ranu Manduro, Destinasi Wisata Alam Serasa di Selandia Baru

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kawasan Ranu Manduro sangat mempesona sebagai kawasan wisata yang lanskapnya mirip sebuah pegunungan di Selandia Baru yang cocok untuk dikunjungi saat liburan dan instagramable. (ist)
Kawasan Ranu Manduro sangat mempesona sebagai kawasan wisata yang lanskapnya mirip sebuah pegunungan di Selandia Baru yang cocok untuk dikunjungi saat liburan dan instagramable. (ist)

KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Pesona alam di Jawa Timur sebenarnya cukup luar biasa dan tak kalah menarik dengan luar negeri. Untuk melihat sebuah lanskap atau kawasan di Selandia Baru, traveler tidak perlu pergi ke luar negeri. Sebab di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ada Ranu Manduro, yang pemandangannya mirip dengan di Selandia Baru.

Tempat wisata di Mojokerto yang satu ini berlokasi di Desa Manduro, Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Jawa Timur. Ini juga yang jadi alasan mengapa ada kata Manduro di dalam nama Ranu Manduro.

Pesona alam Ranu Manduro sebelumnya tidak begitu dikenal oleh traveller Indonesia termasuk Jawa Timur. Namun kawasan ini mendadak viral karena keindahannya setelah sebuah video diunggah di media sosial oleh Hafidz Bashory.

[irp]

Video itu kemudian di-repost banyak akun. Baik di media sosial Twitter maupun Instagram. Lanskapnya yang menghijau layaknya pemandangan Selandia Baru bikin nama Ranu Manduro jadi mengundang banyak perhatian. Sejumlah fakta didapat saat mengunjungi Ranu Manduro.

Di Jatim, kata ranu berarti telaga. Ranu Manduro rupanya sering dijuluki sebagai Ranu Kumbolo dari Mojokerto. Soalnya, Ranu Mandoro adalah sebuah telaga yang berlokasi di kaki Gunung Penanggungan. Mirip seperti Ranu Kumbolo yang berlokasi di kaki Gunung Semeru.

Kawasan Ranu Manduro dulunya hanya sekadar perbukitan yang dikeruk untuk mengatasi lumpur Lapindo yang meluap pada 2006 silam. Saat bencana lumpur Lapindo terjadi, banyak truk yang datang ke tempat ini untuk mengeruk pasir. Hasil kerukan itu kemudian menjadi sebuah lubang besar yang membentuk telaga ketika musim hujan tiba.

Dalam video Instagram Story yang diunggah Hafidz Bashory dalam akun pribadinya, traveller bisa melihat betapa alaminya alam di sekitar Ranu Manduro. Di sekitar jalan menuju ke lokasi telaganya, kamu bisa menemukan hamparan rumput menghijau yang alami.

[irp]

Hawanya juga tampak sejuk dan masih sangat alami. Langitnya yang biru seakan menyiratkan bahwa kawasan tersebut masih jarang tersentuh polusi.

Keindahan itu ditambah lagi dengan bebatuan berukuran besar yang menghiasinya. Sebenarnya, sebelum viral seperti sekarang, Ranu Manduro sudah sering didatangi wisatawan lokal.

Hanya saja memang tempat itu belum menjadi objek wisata resmi. Akses menuju Ranu Manduro juga dinilai lumayan sulit untuk dijangkau dengan mobil. Sepeda atau motor lebih cocok digunakan kalau kamu mau traveling ke kawasan perbukitan indah berlatar belakang Gunung Penanggungan itu. (kum/nul)

Editor :