KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Harga cabai rawit dan minyak curah pada awal Desember 2021 ini terpantau mengalami kenaikan. Dari pantauan di Bojonegoro, untuk harga cabai rawit perkilonya mencapai Rp55 ribu. Sedangkan minyak curah tembus Rp18.500 perkilo.
[irp]
"Harga cabai rawit naik, sebelumnya perkilo Rp45 ribu dan sekarang awal Desember perkilonya Rp55 rubu," kata Yuni, pedagang di Pasar Kota Kabupaten Bojonegoro, Kamis (2/12/2021).
Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit ini karena cuaca hujan sehingga mengakibatkan produksi menurun. Sebab pada saat terjadi hujan terus menerus bisa membuat kondisi cabai membusuk.
Dan kenaikan harga cabai rawit ini sudah berjalan sejak lima hari lalu. "Kalau untuk cabai merah kriting dan cabai merah besar masih stabil dengan harga Rp30 ribu perkilo. Kestabilan harga juga sama dengan cabai hijau yang dijual Rp35 ribu perkilo," imbuhnya.
Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada minyak curah. Awalnya Rp10 ribu perkilo, kini harganya menjadi Rp18.500 perkilo.
Dani selaku pedagang di pasar setempat mengungkapkan bahwa kenaikan ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang terbiasa menggunakan minyak curah. Seperti ibu rumah tangga, perusahaan tahu, dan perusahaan krupuk.
"Masyarakat banyak yang mengeluh. Mereka (pembeli) lebih suka menggunakan minyak curah. Kalau curah ini hitungannya kilo, dan banyakan kilo. Minyak goreng kemasan juga lebih mahal," ungkapnya.
Selajutnya, untuk update harga beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan. Misalkan telur ayam yang awalnya Rp22 ribu perkilo turun menjadi Rp20 ribu perkilo. Sedangkan harga jenis bawang-bawangan stabil yaitu bawang putih Rp23 ribu perkilo, dan bawang merah Rp18 ribu perkilo. (nul)
Editor : M Nur Afifullah