KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku menginginkan seluruh kabupaten/kota di Jatim bertransformasi menjadi smart city.
[irp]
"Smart city tidak hanya sekedar digitalisasi fasilitas atau pelayanan publik, namun juga memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh warga dengan baik," ujar Khofifah di Grand City, Surabaya Rabu (1/12/2021).
Oleh karena itu, ia mengajak bupati/walikota se-Jatim untuk melakukan berbagai inovasi dan terobosan untuk mempercepat terwujudnya smart city.
Dijelaskan, untuk mewujudkan smart city perlu upaya-upaya inovatif yang dilakukan ekosistem kota dalam mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas yang ada.
Kata dia, maka dari itu dibutuhkan kajian menyeluruh agar konsep smart city di Jatim sesuai dengan keunggulan, potensi, dan tantangan khas daerahnya masing-masing.
"Jatim harus bisa memanfaatkan seiring dengan era Society 5.0 ini dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk membangun infrastruktur smart city," jelasnya.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu menyampaikan, tahun ini Jatim telah berhasil melampaui target Financial Inclusion secara nasional yakni pada tahun 2024 adalah 90 persen.
"Artinya, ini akan menjadi bagian dari penguatan bagaimana infrastruktur yang cerdas terpadu dengan kawasan kota cerdas dan terintergasi," bebernya.
Sebagai informasi, Khofifah sendiri telah menghadiri acara Integrated Technology Hybrid Event yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri di Ballroom Grand City, Surabaya.
Acara tersebut, dinilai Khofifah menjadi kesempatan baik untuk kabupaten/kota di Jatim untuk terus melakukan improvement, inovasi dan terus memadukan dari seluruh kinerja yang dilakukan oleh bupati/wali kota se-Jatim maupun dengan pihak lain. (bro)
Editor : Redaksi