KLIKJATIM.Com | Madiun - KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng – Bandung terlambat masuk di Kota Madiun, Selasa (30/11/2021). Pasalnya, PT Mutiara Selatan mengalami insiden tabrakan dengan sebuah truk bermuatan kayu lapis di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) No 93 km 111+5 jalur hilir petak Baron – Sukomoro pada Senin (29/11/2021) pukul 21.17 WIB.
[irp]
"KA (Kereta Api) mengalami keterlambatan hingga 170 menit masuk Stasiun Madiun," ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Selasa (30/11/2021).
Akibat kejadian ini, dia mengungkapkan Lokomotif CC 2061341 yang membawa rangkaian KA Mutiara Selatan mengalami anjlok 1 AS (2 roda).
Dari kejadian tersebut berdampak pada kelambatan KA lain yang melintas di wilayah Daop 7menit. Seperti KA Pasundan (lambat 92 menit) dan KA Bangunkarta (50 menit).
Ixfan pun mengatakan sesuai dengan SOP pelayanan di PT KAI, bagi pelanggan yang terdampak kelambatan lebih dari 60 menit akan diberikan service recovery berupa air mineral. Kemudian bagi pelanggan yang terdampak kelambatan lebih dari 180 menit akan diberikan service recovery berupa air mineral dan pop mie.
"Bagi para calon penumpang yang akan membatalkan perjalanannya biaya akan dikembalikan 100 persen sesuai harga tiket,” jelasnya.
Ixfan menjelaskan ada beberapa kerusakan pada sarana dan prasarana yang nantinya akan dihitung besaran kerugiannya. “Nantinya akan kami lakukan tuntutan ganti rugi pada pemilik truk. Saat ini supir truk sudah diamankan Lakalantas Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan,” tegas Ixfan.
“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api,” tutup Ixfan. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad