klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Korban Pembunuhan di Bambe Seringkali Cekcok Sama Suami Karena Ekonomi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Dari kiri suami Joko, anak kedua Zada Talitha, dan ibu Trianah semasa hidup saat usai menghadiri acara wisuda anak keduanya di salah satu Universitas Surabaya (Ist)
Dari kiri suami Joko, anak kedua Zada Talitha, dan ibu Trianah semasa hidup saat usai menghadiri acara wisuda anak keduanya di salah satu Universitas Surabaya (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Korban pembunuhan seorang guru di Desa Bambe yang disekap dengan bantal dan dianiaya dengan tabung gas elpiji seringkali cekcok bersama suaminya.

[irp]

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Dusun Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik Budiono. Dirinya menuturkan, saat ditemukan korban Trianah (54) yang tewas di kamarnya, dan sang anak Zada Talitha (25) kritis dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik usai tergeletak di pintu belakang dapur rumah.

Menurutnya, suami korban inisial JK yang menjadi terduga pelaku seringkali cekcok bersama keluarganya. Bahkan bersama tetangganya.

“Suaminya mantan satpam di salah satu perusahaan, juga pernah masuk RS Menur akibat gangguan jiwa sekitar 15 tahunan. Sering marah-marah. Kadang-kadang kumat. Terakhir dibantu Pemdes kerja pemungutan sampah di Desa namun sudah selesai dan kini menganggur,” ungkapnya, Rabu (24/11 /2021).

Disamping itu JK juga sering bikin ulah. Meski di usianya 53 tahun itu JK tampak sehat. Namun kerap membuat onar tetangga sekitar.  “Nah Trianah ditemukan tewas ditutup bantal yang bagian belakang kepalanya penuh darah, ini mungkin habis dianiaya dengan tabung kemudian disekap oleh suaminya,” terang Budi.

Terduga Pelaku Suami Korban Kabur Dengan Menaiki Ojek. Sepengetahuan Budi, sehabis subuh, sekitar pukul 04.00 WIB. Usai memukul istri dan anak. Suami kabur ke Desa Bulu Kota Surabaya dengan sepeda motor Vario.

“Sekitar 3 Km dari lokasi kejadian. Lalu memarkirkan sepedanya disana, dan naik ojek entah kemana, menghilang begitu saja. Nomor telponnya juga diganti,” terangnya.

Kemudian sekitar pukul 07.30 WIB warga menemukan jasad Trianah Guru TK Dharma Wanita I Bambe itu dalam keadaan tewas dan bersimbah darah.

Korban diketahui tinggal bertiga di rumahnya bersama suami dan anak keduanya itu. Sedangkan anak pertamanya yang juga perempuan sudah berkeluarga. (bro)

Editor :