KLIKJATIM.Com | Gresik — Kasus kematian Trianah (54), yang merupakan guru TK diduga korban pembunuhan di dalam rumahnya Jalan Raya Bambe Dusun Bambe RT 1 RW 1 Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, mulai ada titik terang. Dari hasil olah TKP polisi menyebutkan bahwa korban tewas karena dibunuh.
[irp]
Perlu diketahui dalam kasus ini tidak hanya Trianah yang menjadi korban. Namun anak kedua dari pasangan suami istri (pasutri) Trianah dan Joko Sumarsono (63), Zada Talitha (25), juga ditemukan mengalami pendarahan hebat karena luka di bagian kepala. Kondisi Zada Talitha kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Saat itu korban Trianah dan Zada Talitha ditemukan oleh tetangga di dalam rumahnya dalam kondisi bersimbah darah.
Kasat Reskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Riski Saputro memastikan kasus kematian korban Trianah merupakan pembunuhan yang diduga dilakukan oleh pelaku yang tak jauh dari rumah korban. “Telah terjadi tindak pidana pembunuhan. Untuk motif kami dalami, penyelidikan. Dan barang bukti sudah kita amankan bersama Polsek Jajaran,” ungkap Wahyu di lokasi, Rabu (24/11 /2021).
Bahkan, pihak kepolisian juga mengaku sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Dan pihaknya juga akan melakukan otopsi pada korban.
“Kami mendatangi korban dua-duanya. Satu meninggal satu luka berat. Di bawah ke RS Ibnu Sina Gresik. Otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban,” jelasnya.
Lebih lanjut diungkapkan bahwa polisi akan melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Pelaku masih dalam proses lidik. Siapa pelakunya. Yang jelas bukan orang jauh. Kondisi rumah baik, tidak ada kerusakan, dan di rumah satu keluarga ibu dan anak. Suaminya tidak ada,” terangnya.
“Korban sebagian besar luka di kepala. Anak ada beberapa luka robek. Belum pastikan disebabkan apa. Yang jelas barang bukti sudah kami amankan,” tambah Wahyu.
Adapun barang bukti yang diamankan meliputi gunting, gas elpiji, selimut yang terdapat bercak darah, sarung bantal di kamar. (nul)
Editor : Redaksi