klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Membusuk, Petani Tembakau Ponorogo Pilih Buang Daun untuk Pupuk Organik

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Petani tembakau di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo memilih membuang daunnya ke lahan pertanian. Pasalnya daun tembakau yang mereka tanam membusuk karena hujan. 

[irp]

"Hujan semingguan. Jadi daun tembakau ya membusuk. Ya mereka memilih membuang ke lahan pertanian. Untuk pupuk organik," ujar Kepala Desa Sendang, Taufiqurrahman, Rabu (17/11/2021). 

Dia mengaku sekitar 120 petani di Desa Sendang akhirnya merugi. Karena tidak bisa menjual ke gudang koperasi.

Padahal, ketika tidak hujan petani tembakau di Desa Sendang bisa meraup untung hingga Rp 5 juta per sekali jemur. "Ya karena hujan ini, " bebernya. 

Dia mengaku jika pekan kedua pada November adalah waktu panen para petani tembakau. Biasanya mereka menyetor rajangan tembakau kering ke gudang Koperasi Unit Desa (KUD). 

"Bisa dibayangkan para petani inti dan plasma ini mengalami kerugian hingga Rp 600 juta per minggu," imbuh Taufiq. 

Akhirnya daripada terbuang sia-sia, rajangan tembakau yang busuk itu pun akhirnya dibuang ke lahan tembakau. Ini dilakukan sebagai tambahan pupuk organik. 

"Alangkah bagusnya untuk menunjang kesuburan tanah, untuk pupuk organik," tandas Taufiq. 

Dia berharap untuk cuaca di Ponorogo tidak terus menerus hujan. Setidaknya sedikit bisa berkurang. Sehingga petani tembakau bisa mengeringkan tembakau miliknya. 

"Mudah-mudahan untuk curah hujan di kemudian hari berkurang ada panas, yang tertunda di halaman ini bisa panas, bisa dijual," pungkas Taufiq. (nul)

Editor :