klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Keluarga Tak Bersedia, Pria Ponorogo yang Tewas di Kos Tak Jadi Diotopsi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Soejatmoko yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kos, Jalan KS Tubun, Kelurahan Banyudono, Kabupaten Ponorogo tidak jadi diotopsi. Ini setelah keluarga korban menolaknya.

[irp]

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifson Sitorus, mengatakan saat olah TKP ada bercak darah di TKP dan sekitar kepala korban. Pihaknya mengarahkan untuk otopsi agar diketahui kepastian penyebab kematian korban.

"Namun keluarga menolak untuk otopsi. Ya akhirnya tidak jadi diotopsi, " ujar AKP Jeifson, Minggu (7/11/2021).

Keterangan keluarganya, bahwa korban dalam  kondisi sakit. Dan pada hari kejadian keluarga korban sudah disampaikan pemilik kos bahwa korban jatuh pagi hari.

"Jadi jatuh pagi itu pemilik kos melaporkannya. Siang dan sore pemilik kos juga melaporkan. Itu pun dilengkapi dengan foto, " tegasnya.

Dia menuturkan bahwa pemilik kos sudah meminta korban segera dibawa ke Surabaya ikut dengan keluarga korban. Pasalnya pemilik kos takut terjadi sesuatu.

"Dari kejadian ini, keluarga korban menyakinkan meninggalnya korban karena sakit dan jatuh. Dugaan sementara terjatuh dan terbentur, " pungkasnya.

Sebelumnya, Soejatmoko (71), ditemukan tewas di kamar kos yang berada di Jalan KS Tubun, Kelurahan Banyudono, Ponorogo, pada Sabtu (6/11) malam. Pada jenazah dari warga Kelurahan Cokromenggalan, Ponorogo itu ditemukan bercak darah.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus menyebutkan polisi datang ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat ada penghuni kos yang tewas. (bro)

Editor :