klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kapal Muatan Minyak Mentah yang Terdampar di Bawean Nyaris Tenggelam

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapal MT Express 88 terdampar di perairan Bawean, Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)
Kapal MT Express 88 terdampar di perairan Bawean, Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik--Kapal MT Express muatan minyak mentah hingga saat ini masih terdampar di Bawean. Sementara 11 anak buah kapal (ABK) memilih menyelamatkan diri di daratan Pulau Bawean.

Informasi yang dihimpun kapal tersebut muat minyak mentah seberat 500 ton. Kapal berangkat dari Jakarta menuju Surabaya. Sayangnya, sejak 5 Januari 2020 kapal tersebut dihantam gelombang besar hingga terdampar di Pelabuhan Labuhan, Tanjungori, Tambak, Bawean. Kondisi saat ini kapal nyaris tenggelam.

[irp]

"Kabarnya akan dievakuasi dari Satpolairud (satuan polisi air dan udara) dan TNI, tapi sampai saat ini belum dilakukan," kata Kepala Desa Tanjungori, Nurahli, saat dikonfirmasi Jumat, (31/1/2020).

Dijelaskan Nurahli, 11 ABK saat ini juga masih berada di Bawean. Belum jelas kapan mereka akan dievakuasi. Untuk sementara mereka memilih menyelamatkan diri di daratan.

"Iya, masih di sini (Bawean)," katanya.

Menurut Nurahli, saat kapal dihantam gelombang, kapal tanker itu berniat berlindung dari cuaca buruk dengan lego jangkar di Pelabuhan Labuhan. Sayangnya, justru kemudi kapal putus hingga menyebabkan tali jangkar putus.

[irp]

"Kapal akhirnya terbawa arus hingga ke perairan dangkal," ungkapnya.

Saat itu, lanjut Nurahli, diketahui ABK berencana melompat ke laut lantaran takut tersapu ombak bersama kapal. Beruntung saat itu ada nelayan yang mengetahui.

"Akhirnya ABK dievakuasi nelayan dan dibawa ke daratan," tutup dia. (iz/mkr)

Editor :