KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Sedikitnya 11 peserta tes P3K di Kabupaten Ponorogo terkonfirmasi covid 19. Hal itu setelah dilakukan tes rapid antigen sebelum pelaksanaan ujian SKD.
[irp]"Jadi 11 itu, hari pertama itu 7 peserta, hari kedua 1 peserta. 2 lainnya peserta itu ijin karena sudah terkonfirmasi duluan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Endang Retno Wulandari, Rabu (15/9/2021).
Retno menyebutkan mereka yang ditemukan terkonfirmasi covid 19 itu saat datang dalam kondisi sehat. "Ya mereka ketahuan covid karena dites. Kalau kondisinya sehat. Kalau dulu nyebutnya OTG," tegasnya.
Menurutnya sesuai aturan terbaru bahwa peserta memang diwajibkan melaksanakan antigen maupun vaksinasi setidaknya tahap 1. Semua syarat itu difasilitasi oleh Pemkab Ponorogo.
"Vaksin khusus kan semua guru sudah divaksin ya. Kemudian susulan di Gedung Watu Dakon, IAIN Ponorogo," katanya.
Sementara rapid antigen minimal sehari sebelum tes. Disediakan gratis di lokasi masing-masing. Kalau di bumi reog lokasi tes ada 3, yakni SMAN 1 Ponorogo, SMK Kenangan 1 Ponorogo dan SMA Babadan.
"Masing-masing sesi itu disiapkan 100 orang untuk vaksin. Ada 5 kelas. Tiap kelas isinya 20 peserta, " jelasnya.
Bagi mereka yang terkonfirmasi covid 19, tidak perlu khawatir. Karena mereka bisa melakukan tes susulan sesuai dengan yang dijadwalkan pada tanggal 28 September.
"Informasi awal itu tetap tes. Tapi dilakukan tes di tempatkan tersendiri. Tapi dirubah, mereka diperkenankan untuk isolasi kemudian tes susulan tanggal 28 September, " terangnya.
Jika seandainya, kata dia, tanggal. 28 September 2021 masih belum bisa tes masih ada kesempatan kedua. Peserta diikutkan ditahap kedua. Namun untuk jadwal belum keluar.
"Untuk tes skd sampai hari Jumat ini. Kuota Ponorogo 2.385 peserta. Yang dibawah dindik kabupaten Ponorogo 1.713 peserta, " pungkasnya. (rtn)
Editor : Fauzy Ahmad
PT RBNP Luncurkan Promo JUMBO, Beragam Hunian dan Properti Investasi Iconland Property Dapat Bonus Menarik
PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP) menghadirkan program promosi spesial bertajuk JUMBO (Juni Makin Heboh) untuk memudahkan masyarakat memiliki hunian maupu…
Aksi Ricuh di PN Sumenep, Demonstran Soroti Mandeknya Eksekusi Perkara
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Aktivis dan Praktisi Kabupaten Sumenep (ASPIRASI Sumenep) menggelar aksi unjuk rasa…
Wabup Bojonegoro Minta ASN Jangan Asal Ambil Kesimpulan
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan pentingnya kepemimpinan berbasis data bagi aparatur sipil negara (ASN)…
Polres Sampang Amankan Ibu Pembuang Bayi di Semak-semak
Satreskrim Polres Sampang buang bayi laki-laki yang ditemukan warga di semak-semak di wilayah Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang…
Kurir Ekspedisi di Jember Dibunuh Teman, Dipicu Dendam Masa Kecil
Satreskrim Polres Jember berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang kurir ekspedisi dalam waktu kurang dari delapan jam setelah jasad korban ditemukan…
Pemadaman Bergilir Kembali Terjadi di Gresik, PLN Buka Suara
Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik dalam beberapa waktu terakhir menuai keluhan dari warga. Meski berlangsung dalam waktu relat…