klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bayi di Pasuruan Diculik Saat Bersama Ibunya, Viral di Medsos

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Foto bayi yang dikabarkan diculik viral di medsos. (ist)
Foto bayi yang dikabarkan diculik viral di medsos. (ist)

KLIKJATIM.Com l Pasuruan - Dikabarkan seorang bayi berumur dua bulan jadi korban penculikan di wilayah Bangil pada Rabu (15/2/2020). Bahkan kabar tersebut jadi viral di group media sosial (medsos).

Informasi yang berhasil digali klikjatim.com, bayi inisial KMN lahir pada 7 November 2019 lalu. Bayi imut berjenis kelamin perempuan ini diculik orang tak dikenal saat digendong ibunya, Eka Septiana. Ceritanya, Eka Septiana dan korban ini baru saja pulang dari RSUD Bangil. Mereka berencana pulang ke rumahnya di daerah Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya berdiri di Pasar Bangil dan menunggu angkutan ke arah Pandaan. Tak lama, Eka Septiana ini dihampiri mobil warna hitam. Minibus tersebut dikira elf oleh orang tua korban. Tanpa pikir panjang, Eka pun lantas menaiki mobil itu. Namun, petaka mulai datang saat mobil yang tidak diketahui nopolnya ini berbelok ke arah pintu masuk tol Bangil.

[irp]

Ini jelas jauh dari perkiraan orang tua korban. Sebab, mereka mau pulang ke Pandaan. Disitulah, diduga kuat orang tua korban dipaksa menyerahkan anaknya ini ke orang yang tak dikenal yang diceritakan berjumlah dua orang.

Dalam cerita yang viral di media sosial, Eka ini seperti dihipnotis. Ia tak sadar dan dengan mudahnya menyerahkan buah hatinya ini. Setelah itu, Eka ditinggal di pintu masuk Tol Bangil.

Sedangkan dua orang yang diduga kuat pelaku penculikan ini kabur begitu saja dan masuk ke dalam Tol Bangil. Kasus ini sedang ditangani Polres Pasuruan.

[irp]

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Suparti membenarkan kejadian yang dialami korban. "Baru tadi pagi korban melaporkan kejadian tersebut. Kini petugas sudah menyebar ke lapangan memburu pelaku," kata dia.

Dugaan sementara, pelaku berjumlah dua orang, laki-laki dan perempuan. Modusnya, korban di hipnotis.

Sayangnya, ibu korban Eka Septiana belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian yang menimpanya. (dik/bro)

Editor :