KLIKJATIM.Com | Lamongan--Pelatih Persela Lamongan harus memutar otak menjelang laga perdananya di Liga 1 2021 tanggal Empat September lusa. Pasalnya Gelandang serang Persela, Guilherme Batata harus menepi karena cedera.
[irp]
Tim Medis Persela, Hasyim mengatakan, pemain asal Brasil tersebut mengalami cedera metatarsal. Dari hasil foto rontgen menunjukkan tulang metatarsal kaki kanannya retak.
"Ada retakan pada tulang metatarsal kaki kanan ruas ke-5," jelas Hasyim.
Hal itu diketahui karena Batata sempat mengeluhkan rasa sakit di kaki kananya. Bahkan dia harus menepi dan tidak bisa menuntaskan latihan pada Senin sore.
Untuk memulihkan cederanya, Batata harus istirahat dalam waktu yang lama, dan menghindari aktivitas berat.
"harus istirahat selama kurang lebih dua bulan," ungkap Hasyim
Jika melihat waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan cedera Batata dan jadwal Liga 1 2021, maka sudah bisa dipastikan Persela Lamongan tidak akan diperkuat Batata selama seri pertama.
Nah, hal ini merupakan kerugian bagi Persela yang akan menghadapi PSIS Semarang di Laga Perdana BRI Liga satu.
Selain dipusingkan dengan cederanya Guilherme Batata, beberapa pemain Persela terancam tidak bisa mengikuti pertandingan di awal-awal BRI Liga 1 lantaran belum mendapatkan vaksin dosis kedua.
Hal ini merujuk regulasi yang diterapkan PT. LIB selaku operator kompetisi, bahwa seluruh elemen yang terlibat dalam kompetisi, baik pemain, pelatih, ofisial tim, panitia pelaksana pertandingan, hingga wartawan, diharuskan sudah mendapat vaksin lengkap atau dua dosis.
"Ada beberapa pemain kita yang saat ini masih melakukan satu vaksin. Berdasarkan regulasi dari LIB, hal itu tidak diperbolehkan. Seharusnya udah dua vaksin dan punya sertifikat vaksin," tutur Pelatih Persela, Iwan Setiawan.
Situasi tersebut memaksa Iwan harus memeras otak untuk mencari solusi. Pelatih berusia 63 tahun tersebut mau tidak mau harus merombak susunan pemain yang sejak jauh hari telah disiapkan untuk pertandingan perdana Liga 1 2021.
Pemain Persela yang belum mendapatkan vaksin dosis kedua diantaranya adalah Gian Zola, Riswan Yusman, Iman Budi, Nujlal Afifi, Risqi Putra Utomo serta Mohammad Faizal.
Dengan waktu yang tersisa sangat mepet, Iwan tidak punya pilihan lain.
"Jadi artinya kami sebagai pelatih selama ini kita sudah setting Zola adalah salah satu pemain yang masuk di first team. Dengan aturan ini, kami coba merubah lagi dengan tidak memasukkan Zola di first team. Jadi kami cari pengganti. Mudah-mudahan hasilnya tetap maksimal," ungkap Iwan.(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Hadiri Muktamar NU ke-35, Prabowo Ungkap Cara Jadi Bangsa Terhormat Harus Adil dan Makmur
Prabowo saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang,…