KLIKJATIM.Com | Surabaya - Dalam masa pandemi, seorang warga Petemon Surabaya terus berupaya meningkatkan ekonomi pelaku UMKM dengan mendirikan angkringan bernuansa cafe yang menampung produk UMKM warga Patemon Surabaya.
[irp]Eko Rizal, Founder Angkringan Petemon mengatakan, tujuan mendirikan Angkringan yang bernama Angkringan Petemon untuk membantu masyarakat membuka usaha, dengan membuka lapak atau tenant untuk memasarkan produk UMKM.
"Kita membuka ini juga untuk mencarikan lapangan pekerjaan warga Petemon khususnya, seperti buka tenant untuk warga sehingga bisa menjual produk UMKM, menjaga parkiran dan lain-lain," kata Eko yang juga koordinator Bonek VIP, Rabu (1/8/2021).
Alasan berdirinya Angkringan tersebut juga untuk membuat daerah Petemon menjadi lebih menarik, dan juga menjadikan angkringan tersebut menjadi icon Petemon.
"Kita juga ingin membuat Petemon yang dulunya dikenal tempat banjir menjadi tempat yang menarik, dan membuat angkringan ini menjadi Icon Petemon," tambahnya.
Eko menjelaskan, angkringan tersebut juga menjadi base camp admin medsos Bonek Mania, Bahkan ada promo spesial untuk pengunjung yang beratribut Boneka Mania.
"Sejak awal kita ada promo, siapapun yang memakai kaos Bonek dapat kopi gratis. Kami disini juga bertujuan untuk tempat berkumpulnya Bonek," jelasnya.
Sementara itu, Asa Riadi selaku pengelola Angkringan Petemon mengatakan, angkringan tersebut mengusung konsep vintage, yang mana tidak merubah bangunan lama, tidak memakai furniture berbau besi dan semuanya kayu.
"Bedanya kita dengan angkringan lainnya, banyak varian minuman. Juga banyak variasi makanan produk UMKM mulai dari Chinese Food, Japanese Food, dan Nusantara Food semuanya ada," terangnya.
Angkringan tersebut juga dikonsep merakyat dengan memasang menu yang murah meriah. Dan juga menyuguhkan live akustik untuk menghibur pengunjung setiap hari.
"Makanan disini juga kita pasang murah meriah mulai dari 10 ribu, maksimal 15 ribu dan sudah dengan minumannya," pungkasnya. (rtn)
Editor : Redaksi
Pemkab Sumenep Siapkan Sanksi Layanan Publik bagi Ayah yang Abaikan Nafkah Anak
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, tengah menyiapkan kebijakan yang memungkinkan penundaan sejumlah layanan publik…
Pembunuh Bidan di Situbondo Adalah Suaminya, Nakes RSUD Besuki
pembunuh bidan situbondo tersangka Ahmad Rizky Hidayaturrahman (32) positif mengandung amfetamin setelah dilakukan pemeriksaan urine RSUD Besuki…
Enam Kapolsek Diganti, Kapolres Sampang Harap Jaga Nama Baik Institusi
Kapolres Sampang, AKBP Hartono memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) dan enam Kapolsek…
Fakta Baru Kasus BRI Sumenep, Ada Peran AO dan Analis Kredit?
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Persidangan kasus dugaan kredit bermasalah yang menggunakan Surat Keputusan (SK) pensiun milik Abdul Hamid (76) terus mengungkap f…
Truk Bermuatan Tebu Terguling di Jalur Gumitir, Lalu Lintas Jember-Banyuwangi Terhambat
KLIKJATIM.Com | Jember – Truk bermuatan tebu terguling di Jalur Gumitir, tepatnya di kawasan Dusun Curah Damar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember…
Sektor Pertanian Geser Dominasi Migas, Ekonomi Bojonegoro Tetap Tumbuh Saat Lifting Minyak Melemah
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Struktur ekonomi Kabupaten Bojonegoro mulai menunjukkan perubahan signifikan. Ketergantungan terhadap sektor minyak dan gas bumi…