klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bau Kotoran Hewan, Warga Protes ke Manajemen Wisata Cimory Pasuruan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Warga dan manajemen Cimory melakukan pertemuan di Kelurahan Prigen. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)
Warga dan manajemen Cimory melakukan pertemuan di Kelurahan Prigen. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Wisata Cimory Dairy Land & Resto yang berlokasi di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, bau tak sedap dari kotoran hewan di wisata tersebut sangat mengganggu.

Rini, salah satu warga mengatakan, bau tak sedap itu dihirup setiap pagi. Kondisi tersebut diakui sangat mengganggu.

"Bau kotoran hewan menyengat ini yang membuat kita terganggu," kata warga yang rumahnya di dekat lokasi wisata Cimory tersebut, setelah mengikuti pertemuan di Kelurahan Prigen, Selasa (14/1/2020) siang.

[irp]

Selain bau busuk, lanjut dia, suara bising dari musik yang diputar berulang kali oleh pihak Cimory juga dikeluhkan. Karena mengganggu kenyamanan warga sekitar.

"Sudah sering kali kita sampaikan (keluhan), namun tidak pernah digubris," cetusnya.

Perempuan asal Surabaya ini berharap, pihak manajemen Cimory benar-benar memperhatikan keluhan warga. Jangan dianggap sebatas angin lalu.

Hal senada dikatakan, Eksan (75), warga lain. "Kalau pagi bau sangat menyengat mas. Masih untung sekarang musim penghujan, jadi bau kotoran ternak tidak terlalu," imbuhnya.

[irp]

Sementara itu, Bambang, Owner Cimory berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga. "Mulai soal bau, bising dan penerimaan karyawan akan kami prioritaskan. Namun saya minta waktu untuk bereskan keluhan-keluhan itu," ujarnya.

Dia pun mengajak warga untuk mencari solusi mengatasi persoalan tersebut. "Saya juga tidak ingin keberadaan Cimory jadi persoalan bagi warga. Mari kita bersama-sama menyelesaikan persoalan ini, sehingga dengan adanya Cimory bisa meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar," harapnya. (dik/roh)

Editor :