KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Kebakaran terjadi di rumah produksi atau home industry kerupuk milik Ngadenan (50), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Insiden ini terhadu pada Minggu (15/8/2021) malam.
[irp]
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dugaan terjadinya kebakaran ini berasal dari korsleting listrik di rumah setempat. "Iya mas, kebakaran diduga dari korsleting listrik," ujar Kabid Kebakaran Bojonegoro, Ahmad Adi Winarto, Senin (16/8/2021).
Kejadian kebakaran diperkirakan berlangsung pada pukul 21.10 WIB. Saat itu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Padangan menerima laporan dari Abu Ali (50), selaku Kepala Desa (Kades) Kebonagung terkait adanya home industry yang terbakar di desanya.
Setelah mendapati laporan, petugas pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi kejadian. Ada 5 unit armada yang terdiri dari 1 unit fire truck dan 1 unit 113 dari pos Padangan, 1 unit fire truck dari pos Ngraho, 1 unit firedome serta 1 unit fire comando dari pos kota beserta 17 personil telah diberangkatkan.
Dan akhirnya si jago merah bisa dipadamkan pada sekitar pukul 23.00 WIB. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian sekitar sebesar Rp 200 juta yang terdiri dari rumah semi permanen berukuran 12 X 12 meter terbakar 100 persen, belasan dus minyak goreng, puluhan kilo kerupuk siap goreng dan matang, perabotan rumah, 1 unit sepeda motor dan lainnya," beber Adi.
Setelah proses pemadaman selesai, petugas juga memberikan sosialisasi kepada korban dan warga sekitar terkait bagaimana cara mencegah kebakaran, penanganan awal kebakaran. Bahkan, juga disosialisasi terkait tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Damkar.
Perlu diketahui dalam proses pemadaman juga melibatkan dari unsur BPBD Bojonegoro, Koramil dan Padangan, Satpol-PP, Pemerintah Desa (Pemdes) Kebonagung, relawan KRI serta dibantu masyarakat setempat. (nul)
Editor : M Nur Afifullah