klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tergulung Ombak, Pemancing Tulungagung Hilang di Laut Selatan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Proses pencarian terhadap pemancing yang hilang. (ist)
Proses pencarian terhadap pemancing yang hilang. (ist)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Seorang warga bernama Sidik (50), asal Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Tulungagung, tiba-tiba lenyap di wilayah Laut Selatan. Kabarnya, korban yang sampai saat ini belum ditemukan itu digulung ombak ketika memancing ikan di Pantai Klathak Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung pada Kamis (12/8/2021) siang kemarin.

[irp]

Kapolsek Besuki, AKP Sumaji mengaku langsung datang ke lokasi kejadian setelah menerima laporan orang hilang di Laut Selatan. "Kita hari ini belum bisa melakukan pencarian, kita datang ke lokasi untuk meminta keterangan saksi agar mengetahui kronologis kejadiannya," ujar Sumaji.

Dari hasil keterangan sementara di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban datang ke Pantai Klathak untuk memancing bersama dengan temannya, Nanang (54). Kebetulan teman korban ini bisa menyelamatkan diri dan sekarang masih diperiksa polisi.

Sebelum kejadian, keduanya berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB. Kemudian menuju ke lokasi pemancingan, tepatnya di salah satu tebing yang ada di Pantai Klathak.

Lalu, sekitar pukul 12.00 WIB tiba-tiba datang ombak besar yang menghantam tebing tersebut. Sehingga keduanya tersapu ombak dan terjun ke laut.

Saksi yang terjun ke laut sempat berpegangan pada batu karang besar dan berusaha melemparkan tali ke arah korban yang masih kelihatan. Namun karena korban tidak bisa berenang dan gagal menggapi tali akhirnya korban terseret ombak dan belum ditemukan sampai sekarang.

"Jadi saksi ini selamat karena berpegangan pada batu, sementara korban gagal diselamatkan karena tidaka bisa berenang dan saat dilempari tali juga tidak bisa meraihnya," beber Sumaji.

Selanjutnya upaya pencarian yang sempat terhenti akhirnya dilanjutkan kembali pada Jumat (13/8/2021). Petugas gabungan dari tim SAR serta anggota POLRI dan TNI pun mulai bergerak melakukan penyisiran.

Sementara itu salah satu warga di sekitar Pantai Klathak, Andik (40) mengaku sempat mengetahui kedatangan kedua pemancing tersebut. Saat itu keduanya memarkirkan sepeda motornya di dekat pemukiman nelayan dan mereka berjalan sekitar 300 meter ke lokasi pemancingan yang biasa disebut sebagai putuhuk alang alang.

Lokasi ini menjadi lokasi favorit pemancing, karena posisi tebing yang curam dan sedikit menjorok ke arah laut. "Jaraknya dari kampung nelayan kira-kira ya 300 meter," tuturnya. (nul)

Editor :