KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pabrik gilingan tebu milik Kuseiri (65), warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung terbakar pada Selasa (10/8/2021) dini hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
[irp]
Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik gilingan tebu saat terbangun pagi hari. "Kebakaran ini yang pertama tahu pemilik rumah, saat bangun pagi," ujarnya.
Trisakti menjelaskan, korban Kuseiri terbangun pada pukul 04.00 WIB untuk salat subuh. Kemudian mendapati sepah tebu di gilingan tebu miliknya terbakar.
Mengetahui kejadian ini, korban panik dan berusaha memadamkan api. Namun, api malah membesar dan menyambar bagian bangunan di lokasi gilingan tebu.
"Taunya ada kobaran dari sepah tebu, lalu langsung berusaha dipadamkan sendiri," jelasnya.
Warga sekitar lokasi yang mengetahui kejadian ini langsung berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kemudian warga berusaha melaporkan kebakaran ini kepada petugas yang diteruskan kepada tim pemadam kebakaran. "Setelah tidak mampu memadamkan, akhirnya langsung dilaporkan ke petugas," ucapnya.
Trisakti mengungkapkan, butuh waktu 15 menit bagi pemadam untuk memadamkan api dan melanjutkannya dengan pembasahan untuk mengantisipasi adanya kebakaran susulan. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk menganalisa penyebab kebakaran.
"Untuk penyebabnya ini masih kita dalami, untuk kerugiannya sampai Rp 15 juta," pungkasnya. (nul)
Editor : Iman